Ashlikhatul Fuaddah
Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL PEMBINA PRAMUKA SIAGA DALAM MEMPERTAHANKAN PRESTASI KEJUARAAN PESERTA DIDIK DI SDN 1 GRENDENG KECAMATAN PURWOKERTO UTARA KABUPATEN BANYUMAS Ashlikhatul Fuaddah
Widya Komunika Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Komunikasi dan Pendidikan WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2016.6.1.1104

Abstract

Komunikasi instruksional merupakan proses komunikasi yang dipola dan dirancang secarakhusus untuk mengubah perilaku sasaran dalam komunikasi tertentu ke arah yang lebih baik.Kata instructional dapat diartikan sebagai pengajaran, pelajaran atau bahkan perintah atauinstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mendeskripsikankomunikasi instruksional pembina pramuka siaga dalam mempertahankan prestasi kejuaraanpeserta didik SDN 1 Grendeng. Data penelitian diperoleh dari beberapa informan, yakni duapembina dari pihak dewan guru dan dua orang dari pihak luar yaitu Racana Soedirman.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Modelanalisis data yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif milik Millesdan Huberman. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber dengan caramembandingkan atau mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh padawaktu dan dengan alat yang berbeda. Hasil dari penelitian ini adalah Komunikasi instruksionaldalam praktiknya menggunakan komunikasi mekanistis. Metode instruksional yang digunakanadalah metode latihan, sedangkan model instruksional yang digunakan adalah Classroomsoriented model. SDN 1 Grendeng bertahan dalam prestasi kejuaraannya adalah karena dukungandari pihak sekolah meliputi Kepala Sekolah, Dewan Guru, Komite Sekolah dan BKR jugadukungan penuh dari para orang tua peserta didik.