Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BUDAYA PARTISIPASI DALAM YOUTUBE SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN KESENIAN ONDEL-ONDEL Aricha Choirunnisah; Ocvita Ardhiani
Widya Komunika Vol 10 No 2 (2020): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2020.10.2.3449

Abstract

Youtube merupakan platform media sosial yang dimanfaatkan untuk membuat kreatifitas dalam bentuk video, salah satunya adalah channel video unik. Channel ini menampilkan tentang kesenian Jakarta salah satunya ondel-ondel. Seiring berkembangnya zaman, kesenian ondel-ondel mulai beralih fungsi menjadi alat untuk mengamen dijalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan budaya partisipasi pemanfaatan youtube sebagai upaya melestarikan kesenian Jakarta ondel-ondel, penelitian ini menggunakan teori budaya partisipasi Henry Jenkins. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dan paradigma konstruktivis. Hasil penelitian berdasarkan wawancara dengan informan peran partisipasi yang dilakukan channel video unik sangat aktif dalam mengupload video kesenian Jakarta pada youtube, selain itu tidak hanya menguploadnya di youtube saja, peran langsung yang dilakukan channel video unik ialah dengan adanya perkumpulan komunitas ondel-ondel Jakarta pada setiap minggunya, dan interpretasi budaya yang dilakukan channel video unik dengan menampilkan dengan detail kesenian Jakarta pada setiap video yang diuploadnya. Sehingga channel video unik tidak hanya berperan melalui media sosial, namun turut serta dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat langsung.
BUDAYA PARTISIPASI DALAM YOUTUBE SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN KESENIAN ONDEL-ONDEL Aricha Choirunnisah; Ocvita Ardhiani
Widya Komunika Vol 10 No 2 (2020): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2020.10.2.3449

Abstract

Youtube merupakan platform media sosial yang dimanfaatkan untuk membuat kreatifitas dalam bentuk video, salah satunya adalah channel video unik. Channel ini menampilkan tentang kesenian Jakarta salah satunya ondel-ondel. Seiring berkembangnya zaman, kesenian ondel-ondel mulai beralih fungsi menjadi alat untuk mengamen dijalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan budaya partisipasi pemanfaatan youtube sebagai upaya melestarikan kesenian Jakarta ondel-ondel, penelitian ini menggunakan teori budaya partisipasi Henry Jenkins. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dan paradigma konstruktivis. Hasil penelitian berdasarkan wawancara dengan informan peran partisipasi yang dilakukan channel video unik sangat aktif dalam mengupload video kesenian Jakarta pada youtube, selain itu tidak hanya menguploadnya di youtube saja, peran langsung yang dilakukan channel video unik ialah dengan adanya perkumpulan komunitas ondel-ondel Jakarta pada setiap minggunya, dan interpretasi budaya yang dilakukan channel video unik dengan menampilkan dengan detail kesenian Jakarta pada setiap video yang diuploadnya. Sehingga channel video unik tidak hanya berperan melalui media sosial, namun turut serta dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat langsung.
The Mediatization Of Religion In News Narratives On Religious Tolerance In NU Online: A Corpus Linguistics Analysis Septiani, Eka; Ocvita Ardhiani; Thenatha Lintang A; Ulva Lathifah
KOMUNIKA Vol 8 No 2 (2025): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.152/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/7zx1ey37

Abstract

Indonesia is a pluralistic nation composed of diverse ethnicities, religions, and cultures. This diversity makes religious tolerance a vital pillar in maintaining national unity. Amid the challenges of pluralism, media plays a strategic role in shaping public discourse on national and religious values. This study aims to analyze the representation of religious tolerance in the news narratives of NU Online using a corpus linguistic approach. Referring to Stig Hjarvard’s theory of mediatization, this study views digital media as an institution with its own internal logic while simultaneously functioning as part of other social institutions, such as religion. A total of 50 articles related to the theme of tolerance, published on NU Online between June 2023 and June 2025, were analyzed using Voyant Tools to examine word frequency, collocation, and concordance patterns. The findings reveal that the words “tolerance,” “religion,” “Indonesia,” “Islam,” and “NU” were the most dominant. Collocations such as “religious tolerance” and “interfaith tolerance” highlight discursive patterns that reinforce the image of moderate Islam promoted by NU Online. This study affirms that NU Online not only communicates religious messages but also actively constructs social realities related to tolerance through the digital media logic. These findings contribute to understanding how moderate Islamic media constructs tolerance discourse in the digital age and can inform media literacy initiatives.   Keywords: Corpus Linguistics; Moderate Islam;  NU Online; Religious Mediatization; Religious Tolerance