Julianto Oli’i
Program Pascasarjana Magister Studi Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN KONSEP PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN MANUSIA DALAM PSIKOSOSIAL ANTARA TEORI ERIK H. ERIKSON DAN IBN KHALDUN Julianto Oli’i
Widya Komunika Vol 7 No 1 (2017): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2017.7.1.1205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan terori perkembangan kepribadian Erik H.Erikson. (2) mendeskripsikan teori perkembangan Kepribadian Ibn Khaldun. (3) mendeskripsikanperbedaan dan persamaan teori Erika H. Erikson dan Ibn Khaldun. (4) mendeskripsikan apakontribusi teori perkembangan kepribadian Erik H. Erikson dan Ibnu Khaldun terhadap PsikologiPendidikan Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Data-datayang diambil dari kepustakaan, berupa data primer dan sekunder, data primer berupa bukukarangan Erik H. Erikson dan Ibn Khaldun dan data sekunder beru pabuku-buku pendukung.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan ada delapan tahap perkembangankepribadian manusia dalam konsep Erikson yaitu: (1) Bayi. (2) Kanak-kanak Awal. (3) UsiaPrasekolah. (4) Usia Sekolah. (5) Remaja. (6) Dewasa Muda. (7) Dewasa. (8) Usia Senja. Berbedadengan Erikson Ibn Khaldun beranggapan bahwa Manusia terdiri dari dua bagian, yaitu jasmanidan spiritual, masing-masing dilengkapi dengan potensi-potensi lewat indera-indera. Indera-inderaini disebut dengan indera dalam (Internal sense) dan indera luar (external sense). Pertama,Inderadalam (internal Sense) terdiridari: (1) Common sense (al-hiss almusytharak). (2) Imajinasi(al-khayali.(c) Mengira-ngira (al-hiss al-wahmi). (d) Menghafal (al-Hifdz). (e) Pemikiran (al-mufakkirah). Kedua, Inderaluar (external sense) terdiri dari: (1) Penglihatan. (2) Pendengaran. (3)Pengecap. (4) Peraba. (5) Pembau. Di samping kelima komponen indera luar terdapat indera-indera lainnya seperti. (1) Kinasesthesis. (2) Indera keseimbangan. Kedua konsep yangdikemukakan oleh Erik H. Erikson dan Ibn khaldun secara keseluruhan bahwa keduaanyamenunjukan titik utama dari pembentukan kepribadian manusial adalah, agama, budaya, dan sosialmasyarakat yang menjadi faktor utama yang mendominasi perkermbangan kepribadian manusiaitu sendiri, organisasi masyarakat menjadi suatu keharusan bagi manusia. Tanpa organisasi itueksistensi manusia tidak akan sempurna.