Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

“CONFUSE EFFECT” DAN “WOW EFFECT” Endah Siswati; Bina Andari
Widya Komunika Vol 9 No 1 (2019): WIDYA KOMUNIKA - JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.393 KB) | DOI: 10.20884/1.wk.2019.9.1.1673

Abstract

Di tengah bertumbuhnya desa-desa wisata di Indonesia, Kampung Coklat menjadi salah satuwahana wisata yang jejak pertumbuhan dan perkembangannya menyita perhatian. Dalam kurunwaktu tidak lebih dari lima tahun Kampung Coklat mampu mengembangkan dan memperluasbisnis wisatanya dan mempertahankan serta meningkatkan secara terus menerus jumlahpengunjung. Pertumbuhan dan perkembangan Kampung Coklat juga membawa dampak yangsangat signifikan bagi kemajuan lingkungan dan daerah, baik secara sosial maupun ekonomi.Dalam berbagai kasus, keberhasilan pemasaran sebuah wahana atau destinasi wisata berkaitan eratdengan upaya branding yang dilakukan. Penelitian ini bermaksud mendalami strategi brandingyang dilakukan oleh Kampung Coklat yang mengkategorikan dirinya sebagai wisata edukasi.Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan diri peneliti sendiri sebagaiinstrumen utama. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen, pengamatan di lapangan,dan wawancara mendalam dengan personil kunci Kampung Coklat sebagai narasumber. Dataprimer dan sekunder yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan tehnik analisadata kualitatif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Penelitian ini menemukan bahwaselain rancangan unsur-unsur merek (brand), differentiation dan brand positioning, konsep“confuse effect” dan “wow effect” menjadi strategi branding yang sangat menentukankeberhasilan Wisata Edukasi Kampung Coklat.