Barlian Anung Prabandono
Politeknik Indonusa Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Framing Pemberitaan “New Normal” di Media Lokal Online Solopos.com Bulan Juni - Juli 2020 Barlian Anung Prabandono; Wahjoe Mawardinigsih
Jurnal Ilmu Komunikasi PROGRESSIO Vol 1, No 2 (2020): Volume 1 No.2 September 2020
Publisher : Jurnal Ilmu Komunikasi PROGRESSIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.879 KB)

Abstract

Media lokal online Solopos.com berperan besar dalam menyampaikan informasi terkait perkembangan terkini virus Covid-19 di kota Solo. Isu terkini terkait pandemi Covid-19 adalah isu “New Normal”. Berita tidak serta merta hadir di tengah masyarakat melainkan dikonstruksi oleh institusi media. Informasi terkait suatu isu, dibingkai sedemikian rupa untuk disuguhkan kepada pembacanya. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana isu new normal dibingkai melalui pemberitaan di Solopos.com pada bulan Juni dan Juli 2020. Metode yang digunakan adalah analisis Framing R. Entman. Penelitian ini menganalisis framing pemberitaan terkait “New Normal” menggunakan empat elemen R. Entman yakni define problems, diagnose causes, moral judgement, dan treatment recommendation. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa media Solopos.com cenderung mengambil sudut pandang pemerintah dalam membingkai berita terkait isu “New Normal”
Bingkai Pemberitaan Kenaikan Suhu Bumi di Media DW Indonesia dan Kompas.com Prabandono, Barlian Anung
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 8 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.2026v8i2.2605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arah pembingkaian pemberitaan kenaikan suhu bumi di portal media online baik internasional seperti DW.com dan nasional seperti Kompas.com. Keduanya memiliki cakupan wilayah dan arah pembingkaian yang berbeda. Isu kenaikan suhu bumi sendiri merupakan isu penting pada saat ini yang oleh banyak ahli dianggap semakin mengancam keberlangsungan hidup manusia. Penelitian ini menggunakan teori framing yang menyatakan bahwa pemberitaan tidak muncul dari ruang hampa namun melalui proses penyeleksian dan penonjolan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan metode analisis framing Robert Entman dalam menganalisis empat teks berita dari dua media menggunakan empat elemen yakni define problem, diagnose cause, moral judgement, dan treatment solution. Empat berita tersebut merupakan hasil pencarian kata kunci yang sama di portal media masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media nasional Kompas.com cenderung tidak ingin membuat khawatir pembaca meski hal ini agak berlebihan karena menormalisasi perbandingan yang semu. Media internasional DW.com cenderung menggunakan diksi lugas dengan menuding langsung persekutuan industri migas dan politik sebagai penyebab bencana di berbagai negara.