Suryaman Suryaman
Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INDIGO SI RIKAL BAGI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Suryaman Suryaman; Yayuk Ratna Indah Sari
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.362 KB) | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2231

Abstract

Keterbatasan media pembelajaran yang sebagian besar materi yang ditransformasikan melalui buku pegangan siswa membuat sebagian siswa merasa jenuh terhadap kegiatan pembelajaran serta media pembelajaran yang belum mengintegrasikan konten kearifan lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media infografis digital yang mengintegrasikan potensi kearifan lokal Malang untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (RnD) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan yaitu media INDIGO SI RIKAL (Infografis Digital Go Smart Berbasis Potensi Kearifan Lokal Malang). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Pringgodani 03 yang berjumlah 22 siswa. Teknik dan instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket, tes, unjuk kerja dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media INDIGO SI RIKAL layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan validasi ahli media sebesar 100% dengan kriteria sangat layak, validasi ahli materi sebesar 98% dengan kriteria sangat layak, respon guru sebesar 96% dengan kriteria sangat layak, respon siswa kelompok kecil dan kelompok besar mendapat presentase sebesar 96% dan 92% dengan kriteria sangat layak. Media INDIGO SI RIKAL dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil pretest dan postest. Persentase peningkatan hasil belajar siswa menggunakan perhitungan klasikal pada kelompok kecil sebesar 71%, pada kelompok besar sebesar 70%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media INDIGO SI RIKAL efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar. Media pembelajaran ini diharapkan mampu mengakomodir media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan konten kearifan lokal malang sehingga menambah kaya sumber materi pembelajarna bagi siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI BERBASIS PLOTAGON DAN CAPCUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Suryaman Suryaman; Yani Suryanti
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.583 KB) | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2575

Abstract

Dunia pendidikan dapat memanfaatkan perhatian yang besar siswa akan smartphone guna mengembangkan mutu pendidikan. Salah satu bentuk dari pemanfaatan tersebut yaitu menjadikan smartphone sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media video animasi berbasis plotagon dan capcut dengan melihat kelayakan dalam penerapan pembelajaran daring, serta keefektifan dalam meningkatkan hasil belajar kognitif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian RnD (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan yaitu media video animasi berbasis plotagon dan capcut tema 6 subtema 4 pembelajaran 1. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 2 Glanggang berjumlah 25 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket, tes dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Analisis data kualitatif dipergunakan untuk menganalisis data yang dijadikan acuan dalam menentukan tindak lanjut terhadap produk. Sedangkan data kuantitatif digunakan untuk menganalisis data kuantitatif yang diperoleh dari skor hasil pengisian angket validasi ahli materi, ahli media dan peserta didik sebagai subjek uji coba produk serta hasil tes siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan validasi ahli materi dan media masing-masing sebesar 100% dengan kriteria sangat layak, respon siswa kelompok kecil dan kelompok besar mendapat presentase sebesar 90% dan 88% dengan kriteria sangat praktis. Persentase peningkatan hasil belajar siswa menggunakan perhitungan klasikal pada kelompok kecil sebesar 80%, pada kelompok besar sebesar 75%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas II Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INDIGO SI RIKAL BAGI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Suryaman Suryaman; Yayuk Ratna Indah Sari
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2231

Abstract

Keterbatasan media pembelajaran yang sebagian besar materi yang ditransformasikan melalui buku pegangan siswa membuat sebagian siswa merasa jenuh terhadap kegiatan pembelajaran serta media pembelajaran yang belum mengintegrasikan konten kearifan lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media infografis digital yang mengintegrasikan potensi kearifan lokal Malang untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (RnD) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan yaitu media INDIGO SI RIKAL (Infografis Digital Go Smart Berbasis Potensi Kearifan Lokal Malang). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Pringgodani 03 yang berjumlah 22 siswa. Teknik dan instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket, tes, unjuk kerja dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media INDIGO SI RIKAL layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan validasi ahli media sebesar 100% dengan kriteria sangat layak, validasi ahli materi sebesar 98% dengan kriteria sangat layak, respon guru sebesar 96% dengan kriteria sangat layak, respon siswa kelompok kecil dan kelompok besar mendapat presentase sebesar 96% dan 92% dengan kriteria sangat layak. Media INDIGO SI RIKAL dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil pretest dan postest. Persentase peningkatan hasil belajar siswa menggunakan perhitungan klasikal pada kelompok kecil sebesar 71%, pada kelompok besar sebesar 70%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media INDIGO SI RIKAL efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar. Media pembelajaran ini diharapkan mampu mengakomodir media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan konten kearifan lokal malang sehingga menambah kaya sumber materi pembelajarna bagi siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI BERBASIS PLOTAGON DAN CAPCUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Suryaman Suryaman; Yani Suryanti
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2575

Abstract

Dunia pendidikan dapat memanfaatkan perhatian yang besar siswa akan smartphone guna mengembangkan mutu pendidikan. Salah satu bentuk dari pemanfaatan tersebut yaitu menjadikan smartphone sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media video animasi berbasis plotagon dan capcut dengan melihat kelayakan dalam penerapan pembelajaran daring, serta keefektifan dalam meningkatkan hasil belajar kognitif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian RnD (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan yaitu media video animasi berbasis plotagon dan capcut tema 6 subtema 4 pembelajaran 1. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 2 Glanggang berjumlah 25 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket, tes dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Analisis data kualitatif dipergunakan untuk menganalisis data yang dijadikan acuan dalam menentukan tindak lanjut terhadap produk. Sedangkan data kuantitatif digunakan untuk menganalisis data kuantitatif yang diperoleh dari skor hasil pengisian angket validasi ahli materi, ahli media dan peserta didik sebagai subjek uji coba produk serta hasil tes siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan validasi ahli materi dan media masing-masing sebesar 100% dengan kriteria sangat layak, respon siswa kelompok kecil dan kelompok besar mendapat presentase sebesar 90% dan 88% dengan kriteria sangat praktis. Persentase peningkatan hasil belajar siswa menggunakan perhitungan klasikal pada kelompok kecil sebesar 80%, pada kelompok besar sebesar 75%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas II Sekolah Dasar.