Arista Novian
Klinik Mitra Keluarga Semarang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEPATUHAN DIIT PASIEN HIPERTENSI Novian, Arista
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang munculnya tidak disadari. Faktorpenyebab hipertensi dapat terjadi karena keturunan, umur, pola makan yang salah,aktifi tas yang kurang, gaya hidup dan pikiran atau stres. Kepatuhan diit adalah suatuaturan perilaku yang disarankan oleh perawat, dokter atau tenaga kesehatan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhandiit pasien hipertensi (studi pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Islam SultanAgung Semarang). Penelitian ini merupakan penelitian explanation research denganpendekatan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diithipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Sampel berjumlah24 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji ChiSquare dengan nilai signifi kansi alpha 5% (= 0,05) dengan uji fi sher sebagai alternatifnya.Hasil dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat pendidikan, tingkatpengetahuan, peran keluarga, peran petugas kesehatan dengan kepatuhan diit pasienhipertensi dan tidak ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pekerjaan dengankepatuhan diit pasien. Hypertension is a degenerative disease emergence is not realized. Factors causinghypertension may occur because of heredity, age, wrong diet, less activity, lifestyle, andmind or stress. Dietary obidience is a conduct that suggested by the nurse, doctors orhealth workers. Th e objective of this research were to know the factors correlated to dietaryobedience of hypertension patients. Th is research was explanatory research with crosssectional approach. Population in this research was diit hypertensive patients. Sample was24 patients. Th e data were analyzed univariantly and bivariantly using Chi-Square orfi sher as an alternative test. Th e conclusion of this research is that there was a signifi cantcorrelations between the level of education, the level of knowledge, the role of the family,the role of health workers with dietary obedience of hypertension patients and there wasn’tcorrelation between age, gender, occupation with dietary obedience of hypertension patients.
KEPATUHAN DIIT PASIEN HIPERTENSI Novian, Arista
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v9i1.2836

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang munculnya tidak disadari. Faktorpenyebab hipertensi dapat terjadi karena keturunan, umur, pola makan yang salah,aktifi tas yang kurang, gaya hidup dan pikiran atau stres. Kepatuhan diit adalah suatuaturan perilaku yang disarankan oleh perawat, dokter atau tenaga kesehatan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhandiit pasien hipertensi (studi pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Islam SultanAgung Semarang). Penelitian ini merupakan penelitian explanation research denganpendekatan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diithipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Sampel berjumlah24 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji ChiSquare dengan nilai signifi kansi alpha 5% (= 0,05) dengan uji fi sher sebagai alternatifnya.Hasil dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat pendidikan, tingkatpengetahuan, peran keluarga, peran petugas kesehatan dengan kepatuhan diit pasienhipertensi dan tidak ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pekerjaan dengankepatuhan diit pasien. Hypertension is a degenerative disease emergence is not realized. Factors causinghypertension may occur because of heredity, age, wrong diet, less activity, lifestyle, andmind or stress. Dietary obidience is a conduct that suggested by the nurse, doctors orhealth workers. Th e objective of this research were to know the factors correlated to dietaryobedience of hypertension patients. Th is research was explanatory research with crosssectional approach. Population in this research was diit hypertensive patients. Sample was24 patients. Th e data were analyzed univariantly and bivariantly using Chi-Square orfi sher as an alternative test. Th e conclusion of this research is that there was a signifi cantcorrelations between the level of education, the level of knowledge, the role of the family,the role of health workers with dietary obedience of hypertension patients and there wasn’tcorrelation between age, gender, occupation with dietary obedience of hypertension patients.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIIT PASIEN HIPERTENSI(Studi Pada Pasien Rawat Jalan di Rumah SakitIslam Sultan Agung Semarang Tahun 2013) Novian, Arista
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.004 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v3i3.3536

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diit pasien hipertensi (studi pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang).Penelitian ini merupakan penelitian explanation research dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diit hipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Sampel berjumlah 24 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dengan nilai signifikansi alpha 5% (a = 0,05) dengan uji fisher sebagai alternatifnya.Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,036), tingkat pengetahuan (p=0,022), peran keluarga (p=0,008), peran petugas kesehatan (p=0,011) dengan kepatuhan diit pasien hipertensi dan tidak ada hubungan antara umur (p=0,240), jenis kelamin (p=0,421), pekerjaan (p=0,403) dengan kepatuhan diit pasien.Saran bagi keluarga yaitu selalu memberikan motivasi dan kepedulian terhadap kesembuhan pasien. Kesembuhan pasien ini harus ditunjang dengan partisipasi petugas kesehatan dalam meningkatkan pemahaman pasien terhadap diit hipertensi.