Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : eCo-Fin

Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Solvabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sub Industri Transportasi Jalanan Yang Terdaftar di BEI Periode 2021-2024 Silviana Ardianti; Azizatul Munawaroh
eCo-Fin Vol. 8 No. 1 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i1.3553

Abstract

ub industri transportasi jalanan memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi nasional, namun menghadapi tekanan signifikan pada periode pascapandemi. Kajian ini bertujuan menganalisis keterkaitan profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas dengan nilai perusahaan pada perusahaan sub industri transportasi jalanan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Pendekatan kuantitatif asosiatif diterapkan melalui analisis regresi data panel terhadap delapan perusahaan dengan total 32 observasi. Profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA), likuiditas dengan Current Ratio (CR), solvabilitas dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan nilai perusahaan dengan Price to Book Value (PBV). Hasil estimasi regresi menghasilkan koefisien ROA sebesar −0,126631 dengan nilai t −3,200435 dan probabilitas 0,0034, sehingga ROA memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan PBV. CR memiliki koefisien 7,531942 dengan nilai t 0,361102 dan probabilitas 0,7207, sehingga hubungannya tidak signifikan. DER memiliki koefisien 193,8170 dengan nilai t 22,55642 dan probabilitas 0,0000, yang menegaskan hubungan positif dan signifikan. Uji simultan menghasilkan nilai F-statistic sebesar 179,7519 dengan probabilitas 0,000000 dan adjusted R-squared sebesar 0,945351. Temuan ini menegaskan bahwa nilai perusahaan lebih dipengaruhi kualitas struktur pendanaan dan keberlanjutan kinerja dibandingkan laba jangka pendek.
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga BI, dan Jumlah Uang Beredar terhadap Harga Saham pada IHSG Periode 2018-2024 Nandira Vinzka Arzana; Azizatul Munawaroh
eCo-Fin Vol. 8 No. 1 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i1.3580

Abstract

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan ukuran penilaian utama yang mengindikasikan kinerja pasar modal dan kondisi perekonomian Indonesia secara agregat. Pergerakan IHSG tidak terlepas dari pengaruh variabel makroekonomi, khususnya inflasi, suku bunga Bank Indonesia, dan jumlah uang beredar. Kajian ini bermaksud guna menelaah efek inflasi, suku bunga Bank Indonesia, dan jumlah uang beredar atas IHSG selama periode 2018-2024. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dalam bentuk hasil observasi runtut waktu (time series) bulanan dari Januari 2018 hingga Desember 2024 bersumber dari Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia, dan Badan Pusat Statistik. Metode analisis melalui regresi linier berganda diawali dengan statistik deskriptif, uji asumsi klasik guna menjamin kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan   secara parsial inflasi dan jumlah uang beredar berefek positif dan signifikan terhadap IHSG, sedangkan suku bunga Bank Indonesia berefek negatif dan signifikan terhadap IHSG. Secara simultan, ketiga variabel makroekonomi tersebut berefek signifikan terhadap pergerakan IHSG. Temuan ilmiah ini mengindikasikan   stabilitas kebijakan moneter dan pengelolaan variabel makroekonomi yang efektif memiliki peranan penting guna menjaga kinerja pasar modal Indonesia.