Bunga Dessri Nur Ghaliyah
Kacapaesan Research Centre

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGALAMAN INTELEKTUAL DAN EMOSIONAL DI BALIK KESUKSESAN YUS WIRADIREDJA Bunga Dessri Nur Ghaliyah
Paraguna Vol 6, No 1 (2019): WACANA ENTITAS KARAWITAN
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.945 KB) | DOI: 10.26742/jp.v6i1.1890

Abstract

Seniman merupakan salah satu faktor penentu keberlangsungan sua-tu kesenian. Salah satu seniman unggul di Jawa Barat yang telah diakui potensi dan kontribusinya adalah Yus Wiradiredja. Untuk menjadi seniman unggul, Yus Wiradiredja telah menempuh proses yang cukup panjang. Faktor keluarga, lingkungan pergaulan, pendidikan, serta pengalamannya juga turut mengantarkannya pada keberhasilan.Segala pengalaman intelektual dan emosional Yus Wiradiredja men-jadi modal baginya untuk menjadi seniman yang patut dijadikan teladan oleh para seniman generasi selanjutnya. Maka dari itu, penelitian ini akan fokus mengkaji faktor-faktor dibalik kesuksesannya tersebut yakni berupa pengala-man intelektual dan pengalaman emosional Yus Wiradiredja yang dibedah menggunakan teori sosiopsikologi Carl I Hovland, dengan menggunakan metode deskriptif analisis melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara
PERFORMA PEREMPUAN SEBAGAI JURU REBAB DALAM KARAWITAN SUNDA Bunga Dessri Nur Ghaliyah; Caca Sopandi
Paraguna Vol 7, No 1 (2020): DINAMIKA KHAZANAH KARAWITAN
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.373 KB) | DOI: 10.26742/jp.v7i1.1848

Abstract

Hingga saat ini, perempuan masih menjadi sang liyan atau kaum nomor dua, termasuk dalam Karawitan Sunda. Dalam Karawitan Sunda terdapat ‘doing gender’, salah satunya yakni juru rebab (pemain rebab) yang dipandang sebagai ‘pekerjaan’ khusus kaum laki-laki, sehingga sangat jarang ditemukan perempuan yang berprofesi sebagai juru rebab. Untuk mendapatkan keadilan dan kesetaraan, resistensi pun dilakukan di lingkungan pendidikan yakni ISBI Bandung untuk menciptakan performa juru rebab perempuan dalam Karawitan Sunda yang setara dengan juru rebab laki-laki. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan data yang didapatkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, yang kemudian dibedah menggunakan teori performativitas Judith Butler.
Sosok Koruptor Pada Lirik Lagu "Beurit" Karya Doel Sumbang Bunga Dessri Nur Ghaliyah
Paraguna Vol 9, No 1 (2022): TAFSIR-TAFSIR KARAWITAN
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/paraguna.v9i1.1842

Abstract

ABSTRAKDoel Sumbang merupakan penyanyi sekaligus pencipta lagu yang eksentrik. Ia dikenal sebagai seniman yang memiliki hobi menyuarakan kritik sosial. Melalui lirik (sastra) lagu, ia seringkali menyiratkan nilai dan makna mendalam tentang keadilan dan kesejahteraan sosial.  Salah satu karyanya adalah lagu berjudul Beurit yakni lagu yang menceritakan sosok koruptor. Dalam hal ini, data-data didapatkan melalui koleksi lagu, studi literatur serta mengamati pandangan-pandangan Doel Sumbang melalui internet. Kemudian, untuk mengetahui struktur puisi, aspek semiotik termasuk nilai dan makna lirik lagu Beurit, analisis akan dilakukan dengan menggunakan kajian struktural-semiotik Charles Sander Pierce yakni mengenai ikon, indeks dan simbol. Melalui analisis tersebut, nilai dan makna lirik lagu Beurit dapat diketahui yakni kritik terhadap para pejabat yang melakukan tindakan tidak terpuji dan merugikan bangsa dan negara yakni Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Kata Kunci : Doel Sumbang, Beurit, Struktural-Semiotik Pierce. ABSTRACKDoel Sumbang is an eccentric singer and songwriter. He is known as an artist who has a hobby of voicing social criticism. Through song lyrics, he often implies deep values and meanings about justice and social welfare. One of his works is a song called Beurit, which is a song that tells the story of a corruptor. In this case, the data were obtained through song collections, literature studies and observing Doel Sumbang's views via the internet. Then, to find out the structure of the poem, the semiotic aspects including the value and meaning of Beurit's song lyrics, the analysis will be carried out using a structural-semiotic study of Charles Sander Pierce, namely icons, indexes and symbols. Through this analysis, the value and meaning of Beurit's song lyrics can be identified, namely criticism of officials who carry out disgraceful actions and harm the nation and state, namely Corruption, Collusion and Nepotism (KKN). Keywords: Doel Sumbang, Beurit, Semiotic-Structural.