Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FUNGSI GAMELAN DEGUNG DALAM IBADAH MINGGU DI GJKI MOTEKAR JAMBUDIPA BANDUNG BARAT Udin Wahyudin
Paraguna Vol 6, No 1 (2019): WACANA ENTITAS KARAWITAN
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.854 KB) | DOI: 10.26742/jp.v6i1.1891

Abstract

Tulisan ini membahas tentang fungsi gamelan degung dalam ibadah umat Kristen di Gereja Jemaat Kristus Indonesia (GJKI) Motekar. Di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, penggunaan  karawitan dalam konteks ibadah umat Kristen sudah biasa dilakukan. Namun, di Jawa Barat sendiri penggunaan gamelan degung dalam ibadah umat Kristen masih jarang dilakukan, kecuali di GJKI Motekar Jambudipa Bandung Barat. Fenomena ini menarik untuk dikaji sekaitan dengan bagaimana pandangan dan tanggapan mereka (Jemaat GJKI Motekar) ketika tata cara ibadahnya diiringi oleh gamelan degung.Permasalahan ini akan dikaji dengan menggunakan teori fungsi Alan P. Merriam yang terdiri atas 10 fungsi musik. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif-analisis, dengan salah satu tujuannya adalah:  menjelaskan  secara deskriptif bagaimana penggunaan gamelan degung dalam konteks ibadah umat Kristen, dampak kehadiran gamelan degung yang dirasakan jemaat, proses berlangsungnya ibadah dari awal sampai akhir, dan di bagian mana saja gamelan degung digunakan.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan gamelan degung dalam ibadah umat Kristen mampu membuat jemaat bersemangat dalam memuji Tuhan, membuat suasan hati menjadi riang, dan suasana ibadah yang cukup hangat. Kehadiran gamelan degung juga mampu menarik perhatian jemaat GJKI Motekar yang nonsuku Sunda. Mereka merasakan hal yang sama dengan yang dirasakan jemaat suku Sunda yaitu adanya kenyamanan dalam ibadah, rasa senang, tenang, dan agung dalam menyembah Tuhan melalui pujian yang diiringi gamelan degung.