Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI RASIO KEUANGAN TERHADAP KINERJA BANK MUAMALAT INDONESIA AH Suryansyah; Rusdiyanto Rusdiyanto
JURNAL PENELITIAN EKONOMI DAN AKUNTANSI (JPENSI) Vol 1, No 2 (2016): JURNAL PENELITIAN EKONOMI DAN AKUNTANSI (JPENSI)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jpensi.v1i2.82

Abstract

Further development of Islamic banking institutions in Indonesia to 1998 is still not fast because there is only one Islamic bank in operation. In 1998 issued Law no. 10 of 1998 to provide a stronger legal foundation for Islamic banking. Through law no. 23 of 1999, the government authorizes the Bank Indonesia to be able to carry out their duties based on Islamic principles. According to law no. 10 of 1998 and law no. 23 of 1999, the development of Islamic banking to rise sharply, especially from increasing the number of bank or office use Islamic principles and increasing the number of assets under management. The study population used in this study is the quarterly financial report of Bank Muamalat Indonesia in the period 2001 to 2010. Determination of sampling is a sampling technique in purposive sampling where the use of a subset of the population to represent the whole population, the data used in this study is secondary data, the data in the form of financial ratio of Bank Muamalat Indonesia processed quarterly financial statements of Bank Muamalat Indonesia in the period 2001 to 2010. R square value of 0.731, meaning 73.1 percent ROA is affected by the five independent variables CAR, NPF, FDR, BOPO and NIM. While the remaining 26.9 percent are influenced by other causes outside the model.Keywords : CAR, NPF, FDR, BOPO, NIM AND ROA
ANALISIS BIAYA PRODUKSI PADA PABRIK SELANG AIR DI PT. MASPION IV SURABAYA Rusdiyanto Rusdiyanto
JPIM (Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen) Vol 1, No 2 (2016): JPIM (JURNAL PENELITIAN ILMU MANAJEMEN)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jpim.v1i2.29

Abstract

Analisis biaya produksi adalah suatu kegiatan yang menguraikan semua biaya yang berhubungan dengan fungsi poduksi yaitu semua biaya dalam rangka pengolahan vahan baku menjadi produk selesai yang siap untuk dijual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa biaya produksi yang mengalami in-efisiensi. Penelitian dilakukanterhadap PT Maspion IV Surabaya yang memproduksi selang air. Objek penelitianya adalah anĂ¡lisis biaya produksi pada pabrik selang PT Maspion IV Surabaya tahun 2013. Hasil pengujian menunjukkan bahwa biaya bahan baku mengalami in-efisiensi biaya karena dalam proses produksinya untuk pengaturan kecepatan mesin produksinya dipercepat,hal ini dikarenakan untuk mencapainya sebuah target yang diinginkan. Dalam biaya tenaga kerja mengalami efisiensi biaya, karena adanya karyawan yang tidak masuk kerja dan itu akan mengurangi jumlah jam dari standar yang ditetapkan. Sedangkan untuk staff pada PT Maspion IV mengalami pengurangan satu staff dikarenakan adanya pemutasian staff ke divisi lain.dan itu juga akan mengurangi jumlah biaya pada standar yang telah ditetapkan. Untuk biaya overhead pabrik juga mengalami in-efisiensi biaya dikarenakan semakin banyaknya bahan baku yang dikeluarkan serta semakin banyaknya jumlah produksi selang yang dihasilkan maka akan semakin banyak pula jumlah biaya overhead pabrik yang dikeluarkan.Keywords : Analisis Biaya Produksi