Zakaria Zakaria
FKIP Universitas Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN KEUANGAN DAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN SEKOLAH Suryadin Panca; Zakaria Zakaria
Manajer Pendididikan Vol 15 No 2 (2021): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.606 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i2.17270

Abstract

Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen keuangan dan pembiayaan pada di SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan.  Rumusan masalah penelitian berkenaan dengan: perencanaan pembiayaan, penyusunan rencana kerja sekolah, rencana kerja jangka menengah, dan rencana kerja tahunan, penggalian sumber-sumber dana, pembukuan keuangan, penggunaan keuangan sesuai peraturan perundangan, pengawasan (pemantauan), dan pertanggungjawaban/pelaporan. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif, yang ingin mengungkap fenomena yang terjadi dilokasi penelitian. subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, tim pengembang, bendahara, dan komite sekolah. Ada tiga teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu taknik obsevasi partisipai, wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian mendiskripsikan bahwa, “Kepala sekolah dalam penyusunan rencana keuangan dan pembiayaan sekolah didasarkan pada beberapa kebijakan, yaitu:  Peraturan Pemerintah  Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Bab VIII tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 53, ayat (1) dinyatakan bahwa: “Setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 (empat) tahun”. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Sistem Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Bagian Keenam, Pasal 51. Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
EFEKTIVITAS KOMITE SEKOLAH DI SD NEGERI 7 BINGIN TELUK KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Sarina Dewi Harti; zakaria zakaria
Manajer Pendididikan Vol 16 No 1 (2022): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/mapen.v16i1.22949

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) keefektifan komite sekolah dalam membuat komitmen masyarakat terhadap pendidikan bermutu untuk meningkatkan mutu pendidikan.       (2) keefektifan komite sekolah dalam bekerja sama dengan masyarakat dan pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas. (3) efektivitas komite sekolah dalam memberikan pertimbangan dan rekomendasi kepada sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan.  (4) keefektifan komite sekolah dalam mendorong orang tua dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. (5) efektivitas komite sekolah dalam mengawasi kebijakan program dan penyelenggaraan sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. (6) keefektifan kinerja komite sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan yang bermutu. Jenis penelitiannya adalah penelitian evaluasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, ketua panitia dan wakil panitia SD Negeri 7 Bingin Teluk, orang tua siswa SD Negeri 7 Bingin Teluk. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Memberi motivasi, sosialisasi, saran. Dilarang mengumpulkan dana. Meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Menyampaikan program sekolah. (2) Mengakomodasi aspirasi dan keluhan. (3) Memberikan saran tentang proses manajemen pendidikan, jumlah guru, pemantauan guru dan pegawai staf. Sarankan sekolah untuk mengirim guru untuk menghadiri seminar, pelatihan dan lokakarya. Secara langsung mengontrol, memberikan gambaran tentang proses pembelajaran. Terlibat dalam perencanaan prasarana dan sarana. Beri ide pada draf. (4) Sosialisasi. Komunikasi. Mengakomodasi dan menganalisis aspirasi masyarakat. Mengevaluasi dan mengontrol kebijakan pendidikan.              (5) Memantau anggaran pendidikan sekolah, dan mengevaluasinya. Mengakomodasi dan menganalisis aspirasi. (6) Evaluasi kinerja. Melihat dan berinteraksi langsung semua kondisi. Sebagai mediator.