This Author published in this journals
All Journal Biokultur
Nadia Amalia
Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Stress Markers Pada Calcaneus Penambang Belerang di Gunung Welirang Nadia Amalia
Biokultur Vol. 9 No. 2 (2020): Responses to Cultural Changing
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/bk.v9i2.23117

Abstract

Stress markers adalah tanda pada tulang yang menjadi petunjuk bahwa individu tersebut pernah melakukan suatu pekerjaan yang melibatkan kerjasama otot dan sendi untuk beraktivitas dengan intensitas waktu yang lama dan berulang. Penambang belerang di Gunung Welirang melakukan aktivitas pekerjaannya dengan  beban belerang sebanyak ±100-250 kg setiap hari dengan cara dipikul dan ditarik menggunakan gerobak, dengan tumpuan terbesarnya berada pada tulang calcaneus. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana variasi stress markers yang muncul pada tulang calcaneus penambang belerang terkait lama kerja, beban kerja, dan inensitas kerja. Metode yang digunakan dalam pengambilan dan pengumpulan data ini adalah metode observasi, kuesioner terbuka, dan rontgen untuk melihat adanya stress markers. Adapun analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif, yaitu melihat hasil foto rontgen dan menganalisisnya dengan data lama kerja, beban kerja, dan intensitas kerja pada tiap individu penambang belerang Gunung Welirang. Hasilnya adalah terdapat variasi stress markers berupa osteopit sebanyak 87,5%  dan robustisitas sebanyak 100%  pada calcaneus penambang belerang, serta terdapat variasi letak stress markers pada osteopit dan robustisitas. Hal tersebut disebabkan karena perbedaan usia, lama masa kerja, beban kerja, dan intensitas kerja pada masing-masing subjek penelitian.