Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL REGRESI PROBIT UNTUK MENGETAHUI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH PENDERITA DIARE DI JAWA TIMUR EVY WULANDARI
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.051 KB)

Abstract

Model probit merupakan model non linier yang digunakan untuk  menganalisis  hubungan antara satu variabel dependen dengan beberapa variabel independen, dengan variabel dependennya berupa data kualitatif dikotomi yaitu bernilai 0 dan 1. Penelitian ini mengkaji tentang model regresi probit untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah penderita diare di Jawa Timur. Untuk estimasi parameter digunakan metode Maksimum Likelihood yang kemudian dilanjutkan dengan  metode Newton Raphson. Dan untuk pengujian parameter secara parsial digunakan uji Wald dan secara serentak digunakan uji likelihood ratio test. Dengan model probit diperoleh variabel-variabel yang signifikan mempengaruhi jumlah penderita diare di Jawa Timur adalah sumber air minum (), jarak mata air ke tempat penampungan tinja terdekat (), penggunaan fasilitas tempat buang air besar () dan jenis kloset ().   Kata Kunci : Probit, Maksimum Likelihood, Newton Raphson, Diare.
Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Anak-Anak di Community Learning Center Kinabalu, Malaysia melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Endang Sri Wahjuni; Nur Shanti Retno Pembayun; Febrita Ardianingsih; Nur Ilahi Anjani; Hafshah Yasmina Abidah; Nastiti Aryudaningrum; Evy Wulandari; Susi Susanti; Tita Rachma Ayuningtyas; Anja Hesnia Kholis; Nurullia Hanum Hilfida; Resinta Rahma Mareta Saputri; Natali Anno Angel Simamora
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2886

Abstract

This community service program focuses on improving clean and healthy living behavior (PHBS) among children at the Community Learning Center (CLC) Kampung Melayu Sulaiman, Sandakan, Sabah, Malaysia, a migrant community with limited access to health education. The program aims to enhance students’ knowledge and practices related to PHBS through structured and participatory educational activities. A Participatory Action Research (PAR) approach was employed, involving students, teachers, and CLC administrators in the processes of needs identification, planning, implementation, evaluation, and follow-up. Activities were carried out both online and onsite through health education sessions, handwashing and toothbrushing demonstrations, and the distribution of educational materials. The results indicate an improvement in students’ knowledge, basic PHBS skills, and behavioral changes such as washing hands before meals and maintaining personal hygiene. Overall, the program positively contributed to increasing children’s health awareness and strengthening teachers’ capacity to continue PHBS education independently