Pengujian tarik suatu beban dilakukan untuk mengetahui kekuatan suatu bahan dan sebagai datapendukung untuk memilih suatu bahan. Dengan pengujian tarik beban dapat diukur ketahanan suatu bahanterhadap gaya statis yang diberikan secara perlahan. Pengujian tarik suatu beban merupakan salah satupengujian yang penting untuk di lakukan, karena dalam pengujian ini dapat memberikan informasimengenai sifat-sifat logam.Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah mendesain alat uji tarik serta mengetahui unjuk kerja atauperformace alat uji tarik dalam menguji sifat mekanis suatu logam meliputi batas lumer, kekuatan tarik,kekenyalan serta pertambahan panjang dan perubahan luas penampang bahan uji. Metode pengumpulandata yang digunakan adalah metode kepustakaan dan eksperimen lapangan. Diharapkan dengan adanyapenelitian ini dapat mempermudah pemilihan bahan serta mempercepat dalam pembuatan alat. Sertarancang bangun ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk membantu pemilihan bahan baku dalammemberikan informasi data mengenai bahan baja yang akan di pakai dan di gunakan.Penulis bermaksud merancang bangun alat uji tarik baja di Politeknik Angkatan Darat untukmemperluas pengetahuan perbaikan dari suatu alat yang akan di rancang untuk lebih sempurna lagi daripenelitian sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut diatas, telah dirancang konstruksi alat uji tarik baja. Dariperhitungan diperoleh hasil, Untuk gaya (F) sebesar 1665 N, untuk resultan gaya di titik A dan B RA =RB = 823,5 Kg, untuk momen 278,8875 Nm, untuk momen inersia 9,515x107 m4, Untuk defleksi gelagar1,396 mm dan defleksi ijin 22,33 mm, tegangan lentur 14,655149x106 N/m2, tegangan ijin 10,11x108N/m2, Untuk buckling 4,388 N, besarnya gaya tekan 1,253 N, Untuk kekuatan las 2,1x104 N.