St. Magfirah
Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE CORRELATION OF QIYĀM AL-LAIL WITH HUMAN IMMUNITY IN HADITH PERSPECTIVE St. Magfirah
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 6 NO. 1 JUNE 2020
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v6i2.15849

Abstract

The focus of this research is correlation of qiyām al-lail with human immunity in hadith perspective. The problem statements are: 1) what is the quality of hadith of qiyām al-lail?, and 2) what is the correlation of qiyām al-lail with human immunity in hadith perspective? The aims of this research are: 1) to describe the quality of qiyām al-lail hadith, and 2) to explore the correlation of qiyām al-lail with human immunity in the hadith perspective. The method used in this writing is analytical method (taḥlīlī). Some of approaches used are hadith science and health science. The findings of this research show that : 1) the quality of hadith is hasan because all of sanad from al-Tirmiżi’s book have capability (ḍabit  and ‘adil ). Therefore, this hadith can be a standard to qiyām al-lail, and 2) qiyām al-lail and human immunity have a correlation in hadith perspective, as mentioned by Muslim scholars and findings of scientists.
HAK PEREMPUAN UNTUK MEMILIH PASANGAN HIDUP (STUDI FIQH AL-HADIS DAN FIKIH MUNAKAHAT) Andi Nurfahmi Mattalattang; St. Magfirah
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 7 NO. 2 DECEMBER 2021
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v7i2.21722

Abstract

Penelitian tentang hak perempuan dalam memilih pasangan hidup. Penelitian ini menggunakan metode tahlili dengan beberapa pendekatan, yaitu pendekatan ilmu hadis dan antropologi-sosiologi serta teknik interpretasi tekstual, intertekstual dan kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hadis-hadis tentang hak perempuan dalam memilih pasangan hidup berkualitas sahih. Kesahihan hadis tersebut dibuktikan setelah melakukan takhrij al-hadis dan naqd hadis yang keseluruhan menunjukkan bahwa hadis tersebut berkualitas sahih. Kesimpulannya hadis tersebut mengandung suatu larangan bagi orang tua/wali dalam hal ini adalah ayah apalagi selainnya untuk menikahkan anak perempuannya sementara ia tidak menyukainya dan tidak sepadan atau bahkan ditakutkan akan merugikan anak perempuan. Relevansi hadis dengan fikih munakahat terdapat pendapat yang mendukung dan menolak di kalangan ulama. Ada yang membolehkan dan menolak seorang ayah menikahkan anaknya tanpa persetujuan putrinya yang kemudian muncul istilah ijbar. Istilah ijbar dimaknai dengan pemaksaan terhadap anak atas dasar tanggung jawab orang tua terhadap kebahagiaan anak perempuan.