M Ridwan Lubis
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan Ilmu-Ilmu Sosial Dalam Studi Perbandingan Agama M Ridwan Lubis
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 1 June 2015
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.639 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v1i1.15148

Abstract

Studi Perbandingan Agama adalah berbicara tentang berbagai fenomena dalam, hubungan antar umat beragama sebagai fenomena dalam kehidupan umat beragama. Oleh karena itu, studi Perbandingan Agama tidak bisa dilepaskan keterkaitannya dengan pola hubungan yang terjadi di antara umat beragama baik dari mereka yang satu agama maupun berbeda agama. Pluralitas sosial adalah merupakan kenyataan dalam kehidupan beragama di Indonesia. Agama-agama di nusantara setuju atau tidak, telah mengalami proses adaptasi, akomodasi, dan seleksi dengan tradisi masyarakat yang sudah berkembang sebelumnya. Oleh karena itu maka tidak bisa dielakkan terjadinya agama yang berbunga-bunga di Indonesia. Oleh karena itu mengharapkan adanya kesatan wajah agama tertentu di nusantara menjadi suatu hal yang sulit terwujudkan. Karena memang terjadinya kecepatan penyiaran agama di Indonesia tidak terlepas dari adanya peluang yang diberikan kepada calon penganut untuk melakukan tafsiran, penghayatan serta pengamalan ajaran agama mengikuti tradisi yang sudah terbangun sebelumnya. Interaksi diantara umat beragama melahirkan dua kemungkinan yaitu integrasi dan konflik. Analisa tentang hal ini tidak bisa hanya didekati melalui hukum dan etika agama. Akan tetapi juga melalui analisa sosiologis sehingga agama-agama dapat memberikan sumbangan bagi penguatan kerukunan bangsa. Selama ini, pemerintah maupun masyarakat terkesan ada kelupaan memberdayakan lulusan Perbandingan Agama untuk menjadi tenaga pendorong, penggagas maupun penggerak program kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Oleh karena itu, sudah saatnya apabila pemerintah memberikan perhatian bagi pengembangan studi Perbandingan Agama serta pemanfaatannya bagi penguatan integrasi bangsa guna memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia