Juren Capah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

REVITALISASI LAYANAN INTERMODA ANGKUTAN LAUT TANJUNG TIRAM KE KUALA TANJUNG Rita Rita; Juren Capah
Jurnal Transportasi Multimoda Vol 14, No 1 (2016): Maret
Publisher : Puslitbang Transportasi Antarmoda-Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/mtm.v14i1.198

Abstract

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sampai dengan tahun 2030 telah mencanangkan 2 buah pelabuhan utama yaitu Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kuala Tanjung yang berlokasi di kawasan pantai Timur Sumatera Utara. Pengembangan pelabuhan pendukung Tanjung Tiram di pesisir pantai timur Sumatera Utara diperlukan untuk mendukung keberadaan pelabuhan khususnya hubungan internasional Kuala Tanjung yang juga menyediakan layanan perpindahan penumpang dari dan menuju luar negeri seperti Malaysia dan Singapura. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, dengan melakukan pengumpulan data primer, data sekunder dari referensi, literatur dan data penunjang lainnya yang digunakan untuk dibandingkan kelebihan moda angkutan laut dengan moda angkutan darat dan hasil Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelabuhan Tanjung Tiram saat ini masih digunakan sebagai pelabuhan nelayan atau pelabuhan ikan, sedangkan untuk pergerakan penumpang dan barang masih sangat rendah pemanfaatannya karena moda darat lebih dipilih karena waktu tempuhnya lebih cepat, biaya lebih murah. Hasil analisis menunjukkan rute layanan angkutan laut dari Tanjung Tiram ke Kuala Tanjung untuk saat ini belum layak dibuka kembali. Apabila dibuka atau daktifkan kembali dengan persyaratan yang wajib dipenuhi, yaitu: pengerukan alur di dermaga sehingga kapal penumpang bisa bersandar, Pembangunan kantor dan peralatan imigrasi, penyediaan kapal layanan penumpang, Penataan kawasan pelabuhan Tanjung Tiram, namun membutuhkan biaya yang sangat besar. Sehingga solusi yang lebih efektif dan efisien adalah penyediaan angkutan umum atau penyediaan sarana dan prasarana pendukung untuk melayani penumpang dari Tanjung Tiram menuju Kuala Tanjung Balai Asahan.
Kajian Prioritas Peningkatan Pelayanan Bagi Pengguna Jasa Angkutan Peti Kemas Pada Tpk Koja Jakarta Juren Capah
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i3.723

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang berjudul kualitas pelayanan jasa peti kemas pada TPK Koja Jakarta, dengan hasil penelitian yang menggunakan metode analisis IP A (Importance Performance Analysis) dan CSI (Customer Satisfaction Index), terdapat 6 ( enam) variabel yang memiliki persepsi nilai rendah tetapi memiliki harapan yang tinggi,yaitu ketepatan waktu memproses dokumen angkutan barang, kecepatan dalam melakukan bongkarmuat barang, kelancaran arus lalulintas untuk memasuki areal terminal petikemas, jumlah petugas yang memadai, petugas sigap dan cepat, dan petugas menanamkan kepercayaan kepada pengguna jasa bahwa perusahaan akan memberikan pelayanan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan prioritas yang dapat segera dilakukan untuk perbaikan pelayanan angkutan peti kemas bagi pengguna jasa di TPK Koja Tanjung Priok. Metode analisis yang digunakan adalah QFD (Quality Function Develoyment), diperoleh hasil 24 (dua puluh empat) prioritas yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jasa peti kemas bagi pengguna jasa pada TPK Koja Tanjung Priok.
Kajian Peningkatan Fasilitas Pelayanan Dalam Rangka Mendukung Transportasi Antarmoda di Bandara Juanda Surabaya Juren Capah
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i4.727

Abstract

Untuk memberikan pelayanan angkutan udara yang optimal kepada pengguna jasa angkutan udara khususnya pada Bandara Juanda Surabaya maka perlu ditingkatkan pelayanan angkutan antarmoda dalam rangka mewujudkan keterpaduan pelayanan angkutan udara dengan angkutan jalan dan angkutan kereta api. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi tentang harapan dan persepsi pengguna jasa Bandara Juanda Surabaya terhadap fasilitas alih moda dalam rangka penyelenggaraan angkutan multimoda agar dapat terwujud pelayanan yang berkelanjutan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Importance Performance Analysis dan Customer Satisfaction Index. Dari hasil analisis diperoleh 2 ( dua) variabel yang dianggap pengguna jasa, kurang memadai tetapi tingkat kepentingannya cukup tinggi yaitu fasilitas jalan penghubung/ selasar dan fasilitas informasi angkutan lanjutan. Sedangkan Tingkat kepuasan total konsumen adalah sebesar 80% artinya seluruh butir variabel fasilitas pelayanan transportasi antarmoda di Bandara Juanda telah dapat memberikan kepuasan kepada pengguna jasa karena tingkat kepuasan total konsumen berada pada range index of good (80% lebih kecil X lebih kecil 84%), yang menggambarkan bahwa fasilitas alih moda untuk mendukung pelayanan transportasi antarmoda di Bandara Juanda Surabaya yang ada saat ini dianggap sudah cukup baik, namun jika dibandingkan dengan harapan pengguna jasa, masih perlu dilakukan peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas alih moda sehingga dapat meningkatkan kelancaran transportasi antarmoda di Bandara Juanda Surabaya.
POTENSI PENGEMBANGAN ANGKUTAN LANJUTAN DENGAN MODA TRANSPORTASI JALAN DI BANDARA AHMAD YANI SEMARANG THE POTENTIAL DEVELOPMENT OF ADVANCED TRANSPORTATION BY ROAD TRANSPORT AT THE AIRPORT OF AHMAD YANI SEMARANG Juren Capah
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 1 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v15i1.1217

Abstract

Keterpaduan pelayanan transportasi antarmoda pada kenyataannya telah dilaksanakan walaupun kualitasnya belum optimal. Seiring dengan membaiknya perekonomian nasional dari waktu ke waktu dan ditandai dengan semakin berkembangnya berbagai kegiatan ekonomi, industri dan bisnis akhir-akhir ini, sehingga pengguna jasa angkutan udara juga semakin meningkat. Dalam rangka mewujudkan sistem pelayanan transportasi antarmoda yang efisien dan efektif, maka perlu dilakukan penelitian potensi pengembangan angkutan lanjutan dengan moda transportasi jalan di Bandara Ahmad Yani Semarang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perkiraan kebutuhan moda transportasi jalan dari dan ke Bandara Ahmad Yani Semarang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah metode peramalan dan deskriptif. Dari hasil analisis pada tahun 2014 angkutan umum yang potensial dikembangkan adalah rute Bandara Ahmad Yani Kota Semarang dan Bandar Udara Ahmad Yani Ungaran Kabupaten Semarang. Sedangkan pada tahun 2020 angkutan umum yang potensial dikembangkan adalah rute Bandara Ahmad Yani Kota Semarang, Ungaran Kabupaten Semarang, Cepu Kabupaten Blora, serta Sukorejo Kabupaten Kendal.