Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN RETRIBUSI IMB DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PAD KABUPATEN JOMBANG Hadi S; Linda Ratna Sari; Agus Raikhani
MARGIN ECO Vol 3 No 2 (2019): Margin Eco : Jurnal Ekonomi dan Perkembangan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.76 KB) | DOI: 10.32764/margin.v3i2.849

Abstract

Retribusi Izin Mendirikan Bangunan dipungut oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang yang merupakan komponen sumber Pendapatan Asli Daerah. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jombang. Meningkatnya Penerimaan retribusi Izin Mendirikan Bangunan membuat target penerimaan terpenuhi sehingga efektivitas penerimaan retribusi Izin Mendirikan Bangunan di Kabupaten Jombang menjadi efektif. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jombang. Penelitian dilakukan untuk melihat efektivitas penerimaan retribusi IMB di Kabupaten Jombang dan kontribusinya terhadap penerimaan PAD Kabupaten Jombang.Pendekatan Penelitian dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif yaitu melakukan pengkajian secara mendalam efektivitas Penerimaan Retribusi IMB berdasarkan fakta . Data Primer diambil melalui pengamatan langsung dari sumber yang diamati dan dicatat untuk pertama kalinya pada Dinas Penanaman Modal Kabupaten Jombang. Data Sekuder dirangkum dari catatan dan dokumen, maupun arsip yang ada di Dinas Penanaman Modal Kabupaten Jombang.Hasil penelitian didapatkan tahun 2010 sampai tahun 2018 penerimaan retribusi IMB efektif meskipun pada tahun 2009 kurang efektif. Kontribusi retribusi Izin Mendirikan Bangunan tahun 2009 sampai tahun 2018 memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jombang. relatif kecil. Kata Kunci: Efektivitas, Retribusi Izin Mendirikan Bangunan, Kontribusi, Pendapatan Asli Daerah.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PROGRAM KAMPUNG KB DI KABUPATEN JOMBANG Linda Ratna Sari; Agus Raikhani; Novy Setya Yunas; Iswari Hariastuti
JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) Vol 2, No 2 (2018): JPEKBM (Desember)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.096 KB) | DOI: 10.32682/jpekbm.v2i2.999

Abstract

Program Kampung KB merupakan agenda prioritas pembangunan yang tertuang dalam Nawacita periode 2014- 2019. Pembentukan kampung KB menjadi solusi untuk menekan angka pertumbuhan penduduk dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, sehingga keberadaan Kampung KB memerlukan dukungan  Pemerintah, Swasta, Perguruan Tinggi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah setempat. Penelitian ini bertujuan untuk    menganalisis faktor    yang    mempengaruhi  keberhasilan program   Kampung KB di 3 Kecamatan, yaitu  Kecamatan Wonosalam, Mojowarno dan Kesamben Kabupaten Jombang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah Stake holder yang terdiri pengurus kelompok kerja (pokja) Kampung KB, Perangkat Desa, Akseptor KB, Tokoh masyarakat, Tokoh agama. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak 25 orang dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dengan menggunakan Analisis regresi linier  sederhana dengan uji F dan uji t yang diolah dengan program SPSS versi 16. Hasil penelitian menjelaskan bahwa variabel Komunikasi, Sumber daya, Disposisi, dan Struktur birokrasi secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang positif terhadap keberhasilan program kampung  KB. Secara parsial variabel Sumber daya berpengaruh besar terhadap keberhasilan program kampung KB dengan nilai 0,885. Sementara variabel  Disposisi mempunyai pengaruh lemah terhadap keberhasilan program kampung KB.
IMPLEMENTASI STRATEGI SOCIAL MARKETING DINAS KOPERASI DAN UMKM UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT SENTRA INDUSTRI MANIK-MANIK DI KABUPATEN JOMBANG Agus Raikhani; Linda Ratna Sari; Nida Hamidia
JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) Vol 2, No 1 (2018): JPEKBM (Juli)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.287 KB) | DOI: 10.32682/jpekbm.v2i1.724

Abstract

Social Marketing merupakan slogan pemberdayaan masyarakat yang implementasinya memberikaan keberdayaan masyarakat mengaktualisasikan ide, gagasan, berkarya dan berkembang dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Kebijakan pemerintah berperan sebagai pendampingan melalui kebijakan yang diteruskan melalui kemitraan. Metode pengolahan dan penyajian data hasil penelitian melalui analisis SWOT digambaran dalam bentuk uraian kalimat yang logis dengan keadaan yang sebenarnya. Dari menganalisis kekuatan kelemahan internal dan peluang ancaman eksternal, bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat sentra industri manik-manik di desa Gambang Kecamaan Gudo kabupaten Jombang. Berdasarkan hasil analisis matrik SWOT menunjukkan bahwa sentra industri manik-manik memiliki peluang sebesar-besarnya. Pada strategi kombinasi SWOT diketahui nilai SO sebagai nilai tertinggi, artinya strategi tersebut memiliki ketepatan strategi yang tinggi pula. Pada diagram kartesius terletak di kuadran I pada titik (0,15;1,37) artinya industri manik-manik pada kondisi pertumbuhan. Hal ini terbukti bahwa efektifitas strategi Social Marketing Dinas Koperasi dan UMKM yang dilakukan terhadap masyarakat sentra industri manik-manik dalam kurun waktu dua tahun terakhir mampu membantu untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar 20%. Untuk itu, pemerintah bersama masyarakat sentra industri manik-manik terus berupaya untuk menerapkan strategi yang sesuai dengan kondisi ini dan mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif.
SURVEY PEDAGANG KAKI LIMA AREA WISATA RELIGI GUS DUR Agus Raikhani; Linda Ratna sari
Prapanca : Jurnal Abdimas Vol. 3 No. 1 (2023): Prapanca : Jurnal Abdimas
Publisher : LPPM Stikosa - AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.015 KB) | DOI: 10.37826/prapanca.v3i1.429

Abstract

Street vendors are a serious problem for spatial planning because until now there is no certainty and ease of obtaining facilities and space to accommodate their activities. This condition causes street vendors to carry out activities in any space and strategic locations causing congestion, the conversion of public spaces such as sidewalks and roads into trading locations. The survey was conducted to determine the purpose of the survey to obtain accurate data on the number of street vendors with a description of business turnover, type of business, address business and origin of street vendors. The data collection method used is a quantitative approach using an analytical survey method, namely a survey or research that tries to map the number of street vendors, home addresses, total turnover and types of products. The survey results obtained data and the existence of street vendors, a description of business turnover, type of business, business address and origin of street vendors, specifically for Gusdur's grave
Pendampingan Penyusunan Program Bussines Bagi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP ) Kecamatan Jombang Agus Raikhani; linda Ratna sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 5 No 1 (2026): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v5i1.5106

Abstract

Village cooperatives play a strategic role in supporting the rural economy, yet many still face challenges in developing business programs. The Merah Putih Village Cooperative, a new cooperative in the community, is one such cooperative that will require management to understand how to plan its business effectively. A well-developed business program will optimize cooperative performance. This community service activity aims to improve the cooperative's management's ability to develop the Merah Putih cooperative's business program. The implementation method includes data collection through interviews and observations, training and evaluation, and ongoing mentoring. The results indicate that the Merah Putih jombang city Village Cooperative management has improved its understanding of business planning, as well as its understanding of the village's potential, enabling it to create more organized, structured, and accurate cooperative plans. Developing a cooperative business plan will help guide the development of the cooperative, achieving optimal results and providing benefits to members and the community. This mentoring activity is expected to improve the knowledge and human resources of the Merah Putih Village Cooperative management, enabling the cooperative to progress and provide added value to the village community.