Martha Lusiana
Universitas Kristen Duta Wacana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRAKTIK HEGEMONI DALAM NOVEL MIDAH, SIMANIS BERGIGI EMAS KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Martha Lusiana
Sintesis Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v14i2.2855

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan praktik hegemoni di dalam novel Midah, Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Penelitian ini menggunakan novel tersebut sebagai objek material dan pendekatan hegemoni Gramscian sebagai objek formal. Di dalam penelitian ini, ditemukan sedikitnya dua bentuk praktik hegemoni. Pertama, praktik hegemoni ditemukan dalam relasi antara masyarakat elite dan kelas bawah. Kedua, praktik hegemoni ditemukan dalam relasi keluarga.
REFLEKSI SOSIAL INDONESIA DALAM CERPEN “MERDEKA” KARYA PUTU WIJAYA: PERSPEKTIF ALAN SWINGEWOOD Martha Lusiana
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/v6gv2039

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dan bertujuan untuk mengungkapkan refleksi sosial masyarakat Indonesia yang ada di dalam cerpen “Merdeka” karya Putu Wijaya. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa sastra merupakan gambaran kehidupan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca dan mencatat kata, frasa, kalimat, ataupun paragraf dalam cerpen tersebut. Setelah data dikumpulkan, dilakukan klasifikasi berdasarkan berbagai refleksi yang merepresentasikan masyarakat Indonesia. Setelah itu, data diolah dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra perspektif Alan Swingewood sebagaimana melihat karya sastra sebagai media untuk menuliskan kembali fakta-fakta sosial di masyarakat. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah (1) ijazah palsu dalam pendidikan Indonesia, (2) komersialisasi jabatan, (3) tuntutan laki-laki untuk menikah, (4) materi sebagai sumber kesuksesan dan kebahagiaan, dan (5) mitos “keberatan nama”. Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi masyarakat yang ada di dalam cerpen “Merdeka” masih relevan hingga saat ini. Melalui karya ini, sastrawan mengungkapkan kegelisahan atas realita sosial yang ada di masyarakat.