Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH SENAM NIFAS TERHADAP INVOLUSI UTERI PADA IBU NIFAS DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH IBU DAN ANAK SITI FATIMAH MAKASSAR9 Rosmina Situngkir
Jurnal Mitrasehat Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v7i2.218

Abstract

Rasa takut untuk bergerak setelah 2 jam pasca melahirkan pada ibu nifas karena mereka khawatir gerakan yang dilakukan akan menimbulkan dampak seperti nyeri dan perdarahan. Apabila ibu nifas melakukan mobilisasi setelah bersalin, bisa mempercepat proses involusi uteri. Salah satu bentuk mobilisasi stelah bersalin adalah dengan melakukan senam nifas yang bermanfaat untuk mengembalikan kondisi kesehatan dan memperbaiki regangan otot-otot setelah kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam nifas terhadap kecepatan involusi uteri pada ibu post partum di RSKDIA Siti Fatimah Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Pre Eksperimental Design. Jumlah sampel 30 responden kelompok ibu post partum normal yang dibagi menjadi 2 kelompok 15 responden diberi perlakuan senam nifas dan 15 responden tidak diberi perlakuan senam nifas. Sampel dipilih dengan cara non probability sampling menggunakan teknik purposive sampling. Sampel diobservasi pada hari ke 7 setelah dilakukan senam nifas pada kelompok kasus dan pada kelompok kontrol dilakukan observasi untuk melihat perbedaan kecepatan involusi uteri. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda Mann-Whitney dengan kemaknaan α = 0,05 didapatkan nilai p=0,001, hal ini menunjukkan nilai p < 0,05 maka dapat disimpulkan hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak artinya ada pengaruh senam nifas terhadap kecepatan involusi uteri pada ibu nifas di RSKDIA Siti Fatimah Makassar. Penelitian ini menunjukkan bahwa banyak ibu post partum yang mengalami perubahan kecepatan involusi uteri dalam kategorik cepat. Oleh karena itu, bagi petugas kesehatan disarankan untuk meningkatkan lagi motivasi kepada ibu post partum untuk melaksanakan senam nifas baik melalui penyuluhan atau melalui leaflet dan poster.
THE EFFECTIVENESS OF HYPNOTHERAPY-BASED EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUES ON INCREASING SELF-ESTEEM IN ADOLESCENTS EXPERIENCING BULLYING : SELF-ESTEEM Kristia Novia; Euis Dedeh Komariah; Rosmina Situngkir; Karen Ambarita
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 8 No. 1 (2026): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol8.Iss1/356

Abstract

Background: Bullying experienced by adolescents can have a negative impact, particularly on self-esteem, which can hinder their psychological and social development. One of the psychological interventions needed is the Emotional Freedom Technique (EFT). This study aims to determine the effectiveness of EFT in improving self-esteem among adolescents who are victims of bullying. Methods: The study employed an experimental design using a pre-test post-test control group approach. The subjects of the study were adolescents identified as experiencing bullying. Results: The findings revealed a significant difference between the experimental group and the control group. In the experimental group, there was a significant increase in self-esteem following the EFT intervention, whereas the control group showed no change. Conclusion: The Emotional Freedom Technique is effective in enhancing the self-esteem of adolescent victims of bullying. The results of this study are anticipated to serve as a practical and straightforward alternative psychological intervention that can be implemented by health professionals and school counselors to assist adolescents in overcoming the negative effects of bullying.
Tugas Perkembangan Keluarga Dengan Kebutuhan Sosialisasi Anak Usia Prasekolah Masa Pandemi Covid-19 Euis Dedeh Komariah; Rosmina Situngkir; Nelson Soares; Celsy Elvira; Dewi Alfina
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.309

Abstract

prasekolah. Kebutuhan sosialisasi adalah pengembangan kemampuan anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, baik lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tugas perkembangan keluarga dengan kebutuhan sosialisasi anak usia prasekolah selama pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian yaitu studi observasional analisis, dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua dengan anak prasekolah yang berjumlah 72 responden di Desa Balla Satanetean Mamasa, Sulawesi Selatan. Teknik non-probability sampling dengan pendekatan total sampling. Data dianalisis dengan uji statistik chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tugas perkembangan keluarga dengan kebutuhan sosialisasi anak usia prasekolah pada masa pandemi Covid-19 dimana tugas perkembangan keluarga terpenuhi dengan kebutuhan sosialisasi yang baik sebanyak 52 (92,9%), tugas perkembangan keluarga dengan kebutuhan sosialisasi anak kurang sebanyak 4 (7,1%), tugas perkembangan keluarga tidak terpenuhi dengan kebutuhan sosialisasi anak yang baik sebanyak 54 (77,1%) dan tugas pengembangan keluarga dengan kebutuhan sosialisasi anak-anak kurang dari 16 (22,9%). Simpulan: Kebutuhan sosialisasi anak dapat dipenuhi dengan melakukan tugas-tugas keluarga. Oleh karena itu, keluarga berperan penting dalam melatih sosialisasi anak di lingkungan keluarga