prasekolah. Kebutuhan sosialisasi adalah pengembangan kemampuan anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, baik lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tugas perkembangan keluarga dengan kebutuhan sosialisasi anak usia prasekolah selama pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian yaitu studi observasional analisis, dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua dengan anak prasekolah yang berjumlah 72 responden di Desa Balla Satanetean Mamasa, Sulawesi Selatan. Teknik non-probability sampling dengan pendekatan total sampling. Data dianalisis dengan uji statistik chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tugas perkembangan keluarga dengan kebutuhan sosialisasi anak usia prasekolah pada masa pandemi Covid-19 dimana tugas perkembangan keluarga terpenuhi dengan kebutuhan sosialisasi yang baik sebanyak 52 (92,9%), tugas perkembangan keluarga dengan kebutuhan sosialisasi anak kurang sebanyak 4 (7,1%), tugas perkembangan keluarga tidak terpenuhi dengan kebutuhan sosialisasi anak yang baik sebanyak 54 (77,1%) dan tugas pengembangan keluarga dengan kebutuhan sosialisasi anak-anak kurang dari 16 (22,9%). Simpulan: Kebutuhan sosialisasi anak dapat dipenuhi dengan melakukan tugas-tugas keluarga. Oleh karena itu, keluarga berperan penting dalam melatih sosialisasi anak di lingkungan keluarga