Cahyo Aji Nugroho
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Clustering Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dalam Menentukan Kebijakan Bantuan Badan Pemberdayaan Masyarakat di Kota Surabaya dengan Menggunakan Metode Self-Organizing Map (SOM) dan K-Means Cahyo Aji Nugroho; Rully A Hendrawan; Irmasari Hafidz
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.599 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1117

Abstract

Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) adalah bentuk usaha yang dilakukan masyarakat dengan modal terbatas dalam upaya menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan perekonomian rakyat dan mengurangi tingkat pengangguran di masyarakat. Salah satu cara dengan membina para pelaku KSM agar dapat meningkatkan usahanya serta memiliki potensi yang cukup strategis dalam  perekonomian daerah. Selain itu KSM yang merupakan awal dari pertumbuhan badan usaha kecil, dapat meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat. Perkembangan KSM di Surabaya cukup pesat namun belum semuanya bisa mendapatkan bantuan  dikarenakan belum bisa memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Untuk meningkatkan jumlaj usaha KSM  yang diperlukan saat ini adalah permodalan,  pelatihan,dan pemasaran . Pada penelitian ini akan dilakukan klastering UKM di Surabaya dengan menggunakan metode Self-Organizing feature Map (SOM)  yang diintegrasikan dengan metode K-means. Dengan hasil klaster tersebut akan dihasilkan beberapa golongan karakteristik KSM. Setelah itu hasil tersebut akan dianalisa karakeriktik setiap golongannya. Setelah dilakukan penelitian terdapat 6 golongan klaster yang didapatkan setelah dilakukan perhintungan dengan SOM dan Kmeans yang memiliki karakteristik berbeda-beda Berdasarkan data perkembangan KSM yang telah dilakukan proses klaster 80% para pelaku KSM telah dapat melakukan produksi, dan namun hanya 65% yang dapat melakukan pemasaran secara aktif.