Anan Nisoh
Perguruan Tinggi Jamiah Islam Syekh Daud Al-Fathoni Yala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU MADRASAH (Studi Komparasi Lembaga Pendidikan Di Indonesia Madrasah Pembangunan UIN Jakarta) dan Thailand (Ma’had Al-Ulum Adiniyah Pohontanjong Ruso Narathiwat) Anan Nisoh
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.4.2.85-94

Abstract

Madrasah merupakan lembaga pendidikan Islam yang terintegrasi dalam Sistem Pendidikan Nasional baik di Indonesia dan Thailand. Sejarah madrasah pada masa silam telah mengingatkan kepada sebuah lembaga yang terdiskriminasikan. Namun keberadaan madrasah sangatlah dibutuhkan masyarakat. Pendidikan merupakan proses untuk meningkatkan, memperbaiki, mengubah pengetahuan, ketrampilan dan sikap, serta tata laku seseorang atau kelompok dalam usaha untuk mencerdaskan kehidupan manusia melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan pelatihan. Sekolah/madrasah adalah bagian penting dari sistem pendidikan nasional. Persoalan utama yang dihadapi sekolah/madrasah secara umum adalah terkait dengan manajemen mutu pendidikan yang meliputi Standar Nasional Pendidikan baik di Indonesia dan Thailand. Madrasah Pembangunan UIN Jakarta dan Ma’had Al-Ulum Addiniyah Pohontanjong Narathiwat merupakan lembaga pendidikan yang memiliki keunggulan dari berbagai aspek dan bisa dijadikan rujuk mutu bagi sekolah/madrasah yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengekaji: Manejemen Mutu Pada Madrasah Pembangunan UIN Jakarta dan Ma’had Al-Ulum Addiniyah Pohontanjong Narathiwat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-komparatif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data kasus individu (individual cases) dan analisis data lintas kasus (cross-cases analysis). Adapun hasil yang telah ditemukan kedua-dua lembaga pendidikan ini adalah Standar Program yang berkaitan dengan program mengacu kepada kurikulum nasioanal yang ditetpakan oleh pemerintah masing-masing tetapi menambah atau memperkayakan cirikhas dan penguatan kajian keislaman sebagai penguatan lokal. Secara keseluruhan kesimpulan akhirnya adalah melalui pengembangan mutu pembelajaran dan kelembagaan bermutu itu dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang beruniversal.