Perkembangan remaja saat ini mengalami perubahan kedalam tatanan masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Perubahan tersebut merubah norma, nilai dan gaya hidup. Remaja yang dahulu terjaga dalam sistem keluarga, adat budaya dan nilai tradisional, mulai mengalami pengikisan yang disebabkan oleh perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang cepat. Hal tersebut didukung dengan perkembangan media massa yang terbuka dalam memberikan informasi keragaman gaya hidup. Fenomena permasalahan moral dikalangan pelajar dan remaja seperti tawuran, bullying, merokok, minum alcohol, penggunaan narkoba bahkan samapi perilaku seks bebas merupakan gambaran menurunya moral dan pemahaman remaja. Menurunnya moral pelajar dan remaja menjadi salah satu dampak yang terjadi dari perkembangan perubahan sosial remaja (Sanusi, 2015).Penelitian ini bertujuan mengetahui manajemen sekolah dalam layanan konseling kesehatan reproduksi dengan pendekatan islami yang dapat meningkatkan karakter religius siswa dan mutu sekolah. Jenis Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan dengan pendekatan deskriptif analitik. Penelitian ini dilakukan di SMP Muhammadiyah X dan Y di Tangerang Selatan. Integrasi proses pendidikan seringkali dikuatkan dengan proses bimbingan dan konseling sekolah. Bimbingan dan konseling modern memandang manusia sebagai objek sehingga aspek spriritual menjadi suatu hal yang terpisah dari keberadaan manusia (Rozikan, 2017). Sehingga bimbingan konseling memerlukan adanya dasar agama sebagai pedoman dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Bimbingan dan Konseling Islam dasar utama dengan berlandaskan pada ketentuan al-Qur’an dan as-Sunnah, di mana keduanya merupakan sumber pedoman kehidupan umat Islam. (Rozikan, 2017).