Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Faktor – faktor tersebut yaitu motivasi kerja dan lingkungan kerja. Karyawan yang mempunyai motivasi kerja tinggi dan lingkungan kerja yang baik akan memberikan dampak positif bagi organisasi, sehingga tujuan organisasi tercapai. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Data dianalisis dengan menggunakan metode kuantitatif dan metode deskriptif. Tulisan ini menunjukan bahwa nilai koefisien regresi linier berganda sebesar Y = -11,032 + 0,62x₁ + 0,71x₂. Artinya adalah apabila tidak dilakukan kebijakan terhadap motivasi kerja (X1=0) dan pelatihan kerja (X2=0), maka kinerja karyawan yang (Y) sebesar -11,032. Sedangkan apabila motivasi ditingkatkan (X1=1) maka kinerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,62 dan apabiala lingkungan kerja ditingkatkan (X2=1) maka kinerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,71. Nilai koefisien korelasi antara motivasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) sebesar 0,87. Nilai koefisien determinasi sebesar 77,26. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis statistik uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar 9,765 > t tabel 2,048. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Dan keberartian pengaruh dan hubungan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan diperoleh nilai t hitung sebesar 4,599 > 2,048. Artinya adalah Ha diterima dan Ho ditolak. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan analisis uji f diperoleh nilai f hitung 45,87 > nilai f tabel 3,35, artinya adalah Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan.