Uri Christian Sakti Labeti
Pasca Institut Agama Kristen Negeri Ambon

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pandangan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Terhadap Budaya Dalam Konteks Masyarakat Jawa Uri Christian Sakti Labeti
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol 4, No 1 (2021): September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v4i1.190

Abstract

Gereja Kristen Jawa (GKJ) adalah gereja yang lahir buah penginjilan para misionaris Barat (dalam hal ini Belanda) di tanah Jawa. Peri kehidupan bergereja diatur sedemikian rupa berdasar dogma gereja Belanda. Latar belakang tersebut menyebabkan GKJ tercerabut dari akar budaya sehingga segala praktik yang berkaitan dengan adat istiadat Jawa tidak diizinkan masuk wilayah pelayanan gereja.Sejarah tersebut menjadi data kajian dalam tulisan ini sehingga tampak wajah baru GKJ yang pada akhirnya menerima budaya sebagai bagian integral pelayanan gereja. Kajian dari perspektif sejarah menunjukkan kehidupan GKJ yang mengalami perubahan paradigma khususnya terkait budaya. Analisis atas fenomena GKJ menghasilkan deskripsi autentik landasan GKJ membuka paradigma praktik bergereja sehingga menerima budaya menjadi bagian integral pelayanan gereja. Melalui paradigmanya yang baru, GKJ semakin berbenah dan semakin terbuka dalam memanifestasikan budaya Jawa sebagai kekuatan gereja untuk menghadirkan diri menjadi bagian holistik masyarakat Jawa.
Pandangan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Terhadap Budaya Dalam Konteks Masyarakat Jawa Uri Christian Sakti Labeti
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol 4, No 1 (2021): September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v4i1.190

Abstract

Gereja Kristen Jawa (GKJ) adalah gereja yang lahir buah penginjilan para misionaris Barat (dalam hal ini Belanda) di tanah Jawa. Peri kehidupan bergereja diatur sedemikian rupa berdasar dogma gereja Belanda. Latar belakang tersebut menyebabkan GKJ tercerabut dari akar budaya sehingga segala praktik yang berkaitan dengan adat istiadat Jawa tidak diizinkan masuk wilayah pelayanan gereja.Sejarah tersebut menjadi data kajian dalam tulisan ini sehingga tampak wajah baru GKJ yang pada akhirnya menerima budaya sebagai bagian integral pelayanan gereja. Kajian dari perspektif sejarah menunjukkan kehidupan GKJ yang mengalami perubahan paradigma khususnya terkait budaya. Analisis atas fenomena GKJ menghasilkan deskripsi autentik landasan GKJ membuka paradigma praktik bergereja sehingga menerima budaya menjadi bagian integral pelayanan gereja. Melalui paradigmanya yang baru, GKJ semakin berbenah dan semakin terbuka dalam memanifestasikan budaya Jawa sebagai kekuatan gereja untuk menghadirkan diri menjadi bagian holistik masyarakat Jawa.
Pandangan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Terhadap Budaya Dalam Konteks Masyarakat Jawa Uri Christian Sakti Labeti
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol 4, No 1 (2021): September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v4i1.190

Abstract

Gereja Kristen Jawa (GKJ) adalah gereja yang lahir buah penginjilan para misionaris Barat (dalam hal ini Belanda) di tanah Jawa. Peri kehidupan bergereja diatur sedemikian rupa berdasar dogma gereja Belanda. Latar belakang tersebut menyebabkan GKJ tercerabut dari akar budaya sehingga segala praktik yang berkaitan dengan adat istiadat Jawa tidak diizinkan masuk wilayah pelayanan gereja.Sejarah tersebut menjadi data kajian dalam tulisan ini sehingga tampak wajah baru GKJ yang pada akhirnya menerima budaya sebagai bagian integral pelayanan gereja. Kajian dari perspektif sejarah menunjukkan kehidupan GKJ yang mengalami perubahan paradigma khususnya terkait budaya. Analisis atas fenomena GKJ menghasilkan deskripsi autentik landasan GKJ membuka paradigma praktik bergereja sehingga menerima budaya menjadi bagian integral pelayanan gereja. Melalui paradigmanya yang baru, GKJ semakin berbenah dan semakin terbuka dalam memanifestasikan budaya Jawa sebagai kekuatan gereja untuk menghadirkan diri menjadi bagian holistik masyarakat Jawa.
Pandangan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Terhadap Budaya Dalam Konteks Masyarakat Jawa Uri Christian Sakti Labeti
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol 4, No 1 (2021): September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v4i1.190

Abstract

Gereja Kristen Jawa (GKJ) adalah gereja yang lahir buah penginjilan para misionaris Barat (dalam hal ini Belanda) di tanah Jawa. Peri kehidupan bergereja diatur sedemikian rupa berdasar dogma gereja Belanda. Latar belakang tersebut menyebabkan GKJ tercerabut dari akar budaya sehingga segala praktik yang berkaitan dengan adat istiadat Jawa tidak diizinkan masuk wilayah pelayanan gereja.Sejarah tersebut menjadi data kajian dalam tulisan ini sehingga tampak wajah baru GKJ yang pada akhirnya menerima budaya sebagai bagian integral pelayanan gereja. Kajian dari perspektif sejarah menunjukkan kehidupan GKJ yang mengalami perubahan paradigma khususnya terkait budaya. Analisis atas fenomena GKJ menghasilkan deskripsi autentik landasan GKJ membuka paradigma praktik bergereja sehingga menerima budaya menjadi bagian integral pelayanan gereja. Melalui paradigmanya yang baru, GKJ semakin berbenah dan semakin terbuka dalam memanifestasikan budaya Jawa sebagai kekuatan gereja untuk menghadirkan diri menjadi bagian holistik masyarakat Jawa.