Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur kalimat dalam teks anekdot pada buku teks SMA kelas X (bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda) yang dikaji dari segi fungsi, kategori, dan peran setiap unsur kalimat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kalimat-kalimat dalam teks anekdot yang bersumber dari buku teks SMA kelas X. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik catat. Data dianalisis dengan menggunakan teknik permutasi dan teknik parafrase. Hasil penelitian ini yaitu dari enam teks anekdot, hanya satu teks yang memiliki struktur teks anekdot lengkap. Lima teks lain memiliki struktur tidak lengkap. Selain itu, analasis kalimat berdasarkan fungsi, kategori, dan peran pada bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda ditemukan (1) dari segi fungsi, dominan ditemukan kalimat lengkap, kalimat susun tertib, kalimat tunggal, dan kalimat majemuk, (2) dari segi kategori, fungsi S, P, O, Pel, dan Ket diisi oleh kategori nomina, frase nomina, verba, frase verba, adjektiva, frase adjektiva, numeralia, frase numeralia, preposisi, frase prepoisisi, konjungsi, frase konjungsi (3) dari segi peran, fungsi S berperan sebagai ‘pelaku’, ‘penderita’, ‘hal’, ‘pengalam’, ‘penerima’, dan ‘terjumlah’. Fungsi P berperan sebagai ‘tindakan/perbuatan’, ‘keadaan’, ‘sebab’, ‘pengenal’, ‘pemerolehan’, ‘jumlah’, dan ‘tempat’. Fungsi O berperan sebagai ‘hal’, ‘penderita’, ‘penerima’, ‘hasil, dan ‘jumlah’. Fungsi Pel berperan sebagai ‘penderita’, ‘hal’, ‘tindakan’, dan ‘keadaan’. Fungsi Ket berperan sebagai ‘syarat’, ‘kemungkinan’, ‘cara’ ,‘waktu’ , ‘tempat’, ‘arah’, ‘tujuan’, ‘alat’, ‘sebab’, ‘akibat’, dan ‘kondisional/keadaan’.Kata Kunci: Struktur kalimat, teks anekdot