Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) DI SMP NEGERI 1 BANJARANGKAN I NENGAH SURADNYA
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 yang disempurnakan menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) dimana setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan non formal wajib melakukan penjamian mutu pendidikan. Permasalahan yang terjadi di SMP Negeri 1 Banjarangkan adalah belum tercipta budaya mutu pada warga sekolah hal ini dibuktikan dengan masih rendahnya standar mutu pada 8 (delapan) standar nasional Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem penjaminan mutu internal di SMP Negeri 1 Banjarangkan. Penelitian dilaksanakan di SMPN 1 Banjarangkan, yang merupakan penelitian studi kasus. Dalam pengumpulan data yang diperoleh pada penelitian ini menggunakan teknik observasi atau pengamatan dan kuisioner. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan lembar kuisioner dan data dianalisis dengan statistik sederhana dengan membandingkan dan menginterpretasikan data yang diperoleh. Dari hasil penelitian diperoleh hasil positif penerapan SPMI di SMPN 1 Banjarangkan pada bidang organisasi, kebijakan dan proses, rapor mutu sekolah, hasil penilaian kinerja sekolah (PKS), prestasi akademik dan non akademik dan evaluasi dari LPMP Bali tentang efektivitas program SPMI di Provinsi Bali.
MENINGKATKAN PENGGUNAAN MODA DARING MELALUI PEMBERDAYAAN MGMP SEKOLAH BERBASIS KOLABORASI I NENGAH SURADNYA
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i1.98

Abstract

Penelitian Tindakan sekolah ini dilatarbelakangi masih rendahnya penguasaan teknologi guru-guru di SMPN 1 Banjarangkan khususnya pada masa pandemi, dimana pembelajarannya dilaksanakan dari rumah (BDR). Dari data yang diperoleh pada awal siklus 88,14% penggunaan satu moda daring, 8,47% penggunaan dengan dua moda daring dan 3,39% tanpa menggunakan moda daring. PTS ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru di SMPN 1 Banjarangkan dalam penggunaan moda daring melalui pemberdayaan MGMP sekolah berbasis kolaborasi. Penelitian dilaksanakan di SMPN 1 Banjarangkan dengan subyek penelitian guru-guru SMPN 1 Banjarangkan yang berjumlah 67 orang yang tergabung dalam MGMP sekolah dan obyek penelitian adalah penggunaan moda daring dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan angket, dengan instrumen menggunakan lembar pengamatan dan angket dengan menggunakan google form. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik sederhana dengan menentukan prosentase penggunaan moda daring secara kuantitas dan diskriptif. Dari hasil analisis data pada siklus 1, 88,24% guru menggunakan satu moda daring, 8,82% menggunakan dua moda, dan 2,94% dengan tiga moda daring. Pada siklus 2, 15,22% guru-guru menggunakan satu moda daring, 60,87% menggunakan dua moda daring, 21,73% menggunakan tiga moda daring dan 2,17% menggunakan tiga moda daring. Terdapat peningkatan penggunaan dua moda daring mengalami peningkatan 52,05%, penggunaan tiga moda daring meningkat 18,79% dan penggunaan empat moda daring meningkat 2,17%. Karena hasil penelitian telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu minimal 50% penggunaan moda daring dan minimal 20% guru-guru menggunakan tiga moda daring maka dapat disimpulkan melalui pemberdayaan MGMP sekolah berbasis kolaborasi mampu meningkatkan penggunaan moda daring guru-guru di SMPN 1 Banjarangkan.