Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI PAEDAGOGIK GURU PAI DALAM MENGEMBANGKAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MELALUI TEKNIK SUPERVISI INDIVIDUAL DI WILAYAH BINAAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON AISYAH AISYAH
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v1i3.816

Abstract

So far, PAI teachers in preparing the 2013 curriculum implementation plan do not understand the GPA, learning objectives, determining factual, conceptual, and procedural material, as well as the difficulty in compiling rubrics and assessment instruments. Seeing the problems faced by teachers in preparing and developing learning implementation plans, it is necessary to have special guidance, namely individual supervision in developing learning implementation plans. For this reason, this study aims to improve the pedagogic competence of PAI Harjamukti teachers in Cirebon City in developing learning implementation plans through individual supervision. The research subjects were 20 PAI teachers in the Harjamukti area of ??Cirebon City. So the focus of this research is on the pedagogic competence of PAI teachers in the preparation and development of learning implementation plans. This research procedure consists of 3 cycles, in each cycle consisting of four stages, namely preparation of actions, implementation of actions, observation and monitoring of actions, and reflection. The results of this study are as follows: in the first cycle, PAI teachers have not been able and have not understood in the preparation of lesson plans there are only 5% who understand in the good category. In Cycle II, 40% of PAI teachers were in the good category, and in Cycle III, there was a very significant increase, there were 35% who understood the preparation and development of learning implementation plans in the good category and 60% in the very good category. So it can be concluded that Individual Technical Supervision can improve the competence of PAI teachers in compiling and developing lesson plans. ABSTRAKSelama ini guru PAI dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 belum faham dalam membuat IPK, tujuan pembelajaran, menentukan materi faktual, konseptual, dan procedural, serta sulitnya dalam menyusun rubrik dan instrument penilaian. Melihat masalah-masalah yang dihadapi guru dalam Menyusun dan mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran, maka perlu adanya bimbingan khusus yaitu supervisi individual dalam mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkat kompetensi pedagogik guru PAI Harjamukti Kota Cirebon dalam mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran melalui supervisi individual. Subyek penelitiannya adalah 20 guru PAI yang ada di wilayah Harjamukti Kota Cirebon. Jadi fokus penelitian ini adalah pada kompetensi pedagogik guru PAI dalam penyusunan dan pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran. Prosedur penelitian ini terdiri dari 3 siklus, pada setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu persiapan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan pemantauan tindakan, serta refleksi. Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut : pada siklus I guru PAI belum mampu dan belum memahami dalam penyusunan RPP hanya ada 5% yang memahami dengan katagori baik. Pada Siklus II semakin meningkat ada 40% guru PAI dengan katagori baik, dan pada Siklus III sangat segnifikan meningkat drastis ada 35% yang memahami dalam dalam penyusunan dan pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan katagori baik dan 60% dengan katagori sangat baik. Jadi dapat disimpulkan bahwa Supervisi Teknik Individual dapat meningkatkan kopmpetensi guru PAI dalan menyusun dan mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran.
PENDAMPINGAN GURU PAI DALAM PENYUSUNAN PPT PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) DI MASA PANDEMI COVID-19 DI HARJAMUKTI KOTA CIREBON AISYAH AISYAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i3.1615

Abstract

This Best Practice aims to assist Islamic Religious Education teachers in the preparation of Distance Learning PowerPoint (PJJ) during the COVID-19 pandemic in Harjamukti District, Cirebon City. The subjects of this assistance were 19 PAI teachers in the Harjamukti sub-district, Cirebon city. So the focus of this journal is on assisting PAI teachers in the preparation of Powerpoint. There are three stages of this assistance, including: stage one, namely planning, stage two of implementation, and stage three of evaluation. The results of this mentoring are as follows: 1) The 1st mentoring PAI teachers have not mastered the preparation of PowerPoint, only 32% of PAI teachers are good. 2) The second mentoring has an increase of 11% very good, 31% PAI teachers are good, 11% PAI teachers are quite good, and 47% PAI teachers are not good at making PowerPoint. 3) The 3rd mentoring is further increased by 26% of PAI teachers who are very good, 42% good, 11% quite good, and 21% of PAI teachers who are less able to make PowerPoint. 4) The 4th mentoring increased very significantly by 11% of teachers with pretty good predictions, 42% good and 47% very good. From the results of the PAI teacher mentoring, it can be concluded that the PAI teacher's ability to make PowerPoint is said to be successful through the PAI teacher's assistance in making PowerPoint. With a significant increase, it means that the assistance of PAI teachers in making PowerPoint has a positive impact on increasing the competence of PAI teachers in making PowerPoint. ABSTRAKBest Practice ini bertujuan dalam pendampingan guru Pendidikan Agama Islam dalam penyusunan PowerPoint Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemic COVID-19 di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Subyek dari pendampingan ini adalah 19 guru PAI yang ada di kecamatan harjamukti kota Cirebon. Jadi fokus jurnal ini adalah pendampingan guru PAI dalam penyusunan Powerpoint. Pendampingan ini ada tiga tahapan antaralain: tahap satu yaitu perencanaan(planning), tahap dua pelaksanaan), dan tan tahap tiga evaluasi. Adapun hasil dari pendampingan ini sebagai berikut: 1) Pendampingan ke-1 guru PAI belum menguasai penyusunan PowerPoint hanya 32% guru PAI sudah baik. 2) Pendampingan ke-2 ada peningkatan sebanyak 11% amat baik , 31% guru PAI sudah baik, 11% guru PAI cukup baik, dan 47% guru PAI kurang baik dalam membuat PowerPoint. 3) Pendampingan ke-3 lebih meningkat lagi sebanyak 26% guru PAI sudah amat baik, 42% baik, 11% cukup baik, dan 21% guru PAI yang kurang mampu dalam membuat PowerPoint. 4) Pendampingan ke-4 meningkat sangat signifikan sebanyak 11%  guru dengan predikan cukup baik, baik 42% dan amat baik sebanyak 47%. Dari hasil pendampingan guru PAI tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru PAI dalam membuat PowerPoint dikatakan berhasil melalui pendampingan guru PAI dalam membuat PowerPoint. Dengan peningkatan yang signifikan, artinya pendampingan guru PAI dalam membuat PowerPoint memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru PAI dalam membuat PowerPoint.
PENGARUH PENDIDIKAN ISLAM DALAM KELUARGA DAN SEKOLAH TERHAD SIKAP KEBERAGAMAAN SISWA SDN KURANJI CIREBON AISYAH AISYAH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v3i3.2422

Abstract

PAI teachers are professional educators, their presence in interactions with students cannot be replaced, even in certain situations. In addition to teaching and educating teachers must be able to actualize the potential of their students. PAI teachers must be role models for students, because basically the teacher is a representation of a group of people in a community or society who are expected to be admired and imitated. Likewise, parents who are the first educators at home are certain that their attitudes and behavior are imitated by their children, therefore the author is interested in knowing how much influence Islamic education has in families and schools on the religious attitudes of students at SDN Kuranji, Cirebon city. The purpose of this study was to obtain an overview of how much influence Islamic education has in families and schools on the religious attitudes of students at SDN Kuranji, Cirebon City. This research uses a quantitative approach with data analysis using the Pearson Product Moment formula. The results of this study concluded that Islamic education obtained from families and schools is very influential as evidenced by the religious attitude of students who always and often pray as much as 96%, the majority of students always and often pray when sick is 88%, the majority of students always and often read the Qur'an 'an as much as 85.4%, the majority of students always and often pray on time as much as 78.7%, the majority always and often do Duha prayers as much as 74.6%, the majority always and often perform Ramadan fasting 85.4%, the majority always and often donate at school as much as 86.7, the latter the majority often and always congregate in carrying out the five daily prayers as much as 90%. % and 86.6% of students' religious attitudes were very good, this was because the parents of students and PAI teachers set an example in worship and good religious attitudes in their students. The religious attitude of children grows from the family, school, and community environment which has proven to have a significant effect on students' religious attitudes. ABSTRAKGuru PAI merupakan pendidik profesional, kehadirannya dalam interaksi dengan peserta didik tidak dapat digantikan, sekalipun dalam situasi tertentu. Selain mengajar dan mendidik guru harus mampu mengaktualisasikan potensi peserta didiknya. Guru PAI harus menjadi teladan bagi peserta didik, karena pada dasarnya guru adalah representasi dari sekelompok orang pada suatu komunitas atau masyarakat yang diharapkan dapat digugu dan ditiru. Begitu pula dengan orang tua merupakan pendidik pertama di rumah sudah pasti sikap dan perilakunya ditiru oleh anaknya maka dari itu penulis tertarik untuk mengetahui seberapa banyak pengaruh pendidikan Islam dalam keluarga dan sekolah terhadap sikap keberagamaan siswa SDN Kuranji kota Cirebon. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang seberapa banyak pengaruh pendidikan Islam dalam keluarga dan sekolah terhadap sikap keberagamaan siswa SDN Kuranji kota Cirebon Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisa data menggunakan rumus Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam yang didapatkan dari keluarga dan sekolah sangat berpengaruh terbukti dengan sikap keberagamaan siswa yang selalu dan sering melaksanakan shalat sebanyak 96 %, Mayoritas siswa selalu dan sering shalat dalam keadaan sakit 88%, mayoritas siswa selalu dan sering membaca al Qur’an sebanyak 85,4 %, mayoritas siswa selalu dan sering mengerjakan sholat tepat waktu sebanyak 78,7 %, mayoritas selalu dan sering mengerjakan sholat duha sebanyak 74,6%, mayoritas selalu dan sering menjalankan puasa ramadhan 85,4%, mayoritas selalu dan sering bersodaqoh di sekolah sebanyak 86,7, yang terakhir mayoritas sering dan selalu berjama’ah dalam melaksanakan shalat lima waktu sebanyak 90%, Rata-rata hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Siswa SDN Kuranji kurang taat dalam beribadah hanya sebagian kecil yaitu 13,4 % dan 86,6 % sikap keberagamaan siswa sangat baik, hal ini disebabkan karena orang tua siswa dan guru PAI memberikan teladan dalam beribadah dan sikap keberagamaan yang baik pada siswanya. Sikap keberagamaan anak tumbuh dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat terbukti berpengaruh signifikan terhadap sikap keberagamaan siswa.