This Author published in this journals
All Journal JURNAL TAHURI
Samuel Jusuf Litualy & Sundari Waremra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN HASIL BELAJAR BAHASA JERMAN SISWA SMA PGRI-1 AMBON Samuel Jusuf Litualy & Sundari Waremra
JURNAL TAHURI Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Tahuri
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan tipe penelitian kuasi eksperimen di mana perlakuan atau eksperimen hanya dilaksanakan pada satu kelompok tanpa kelompok pembanding dan dilaksanakan dengan tujuan untuk membuktikan ada atau tidak adanya pengaruh Penerapan model pembelajaran Group Investigation sebagai upaya meningkatkan Hasil belajar bahasa Jerman pada Siswa SMA PGRI-1 Ambon semester genap tahun akademik 2016/2017. Jumlah responden yang menjadi subjek penelitian ini sebanyak 32 orang, dengan instrumen penelitian berupa materi tes (Pre-test dan Post-test). Bentuk tes yang digunakan adalah tes tulisan objektif dengan masing-masing butir soal terdiri dari lima pilihan. Untuk uji Reliabilitas butir soal dalam penelitian ini digunakan metode belah dua (Split-Half Method) dengan skor ganjil dan skor genap, dengan rumus Spearman Brown. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil uji coba tes ini memiliki reliabilitas 0,949. Variabel penelitian ini terdiri dari dua variabel yakni variable bebas: Model Pembelajaran Group Investigation dan variabel terikat: hasil belajar bahasa Jerman. Hasil analisis data menunjukkan bahwa skor hasil belajar bahasa Jerman siswa yang diajar dengan menggunakan Model pembelajaran Group Investigation lebih tinggi daripada skor Hasil Belajar Hasil belajar bahasa Jerman siswa yang diajar sebelum menggunakan Model pembelajaran Group Investigation. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan yang diperoleh, di mana nilai thitung = 32,025 dengan tingkat probality pada taraf signifikan α = 0,00 dan df = 31 diperoleh ttabel = 0,00. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai thitung > probality (thitung = 32,025 > 0,00). Hasil ini sekaligus dapat membuktikan bahwa nilai yang diperoleh dari hasil perhitungan rata-rata yang diperoleh pada kedua kelas, yakni, nilai tertinggi kelas X1 sebesar 67,64, terendah sebesar 59,54, sedangkan kelas X2 nilai tertinggi sebesar 80,473 dan terendah sebesar 73,277. Dengan demikian, model pembelajaran Group Investigation (GI) terbukti mampu meningkatkan hasil belajar bahasa Jerman siswa SMA PGRI 1 Ambon