Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Zona Potensial Tangkapan Ikan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh Untuk Model Pemetaan Zona Potensial Penangkapan Ikan di Perairan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu Ari Yusup; Roshatoe Roshatoe; Bintang Mahesa; Lili Somatri
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1535

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi kekayaan laut yang besar, akan tetapi besarnya kekayaan laut Indonesia ini belum sepenuhnya dapat dimaksimalkan pemanfaatannya. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti infrastruktur yang belum memadai hingga kurangnnya pemanfaatan teknologi dalam memanfaatkan hasil laut. Dasar pernyataan ini yang mendorong dilakukannya penelitian ini diharapkan bahwa melalui Pemetaan Zona Potensial Tangkapan ikan ini dapat meningkatkan kegiatan pemanfaatan sumber daya kelautan. Penelitian ini sepenuhnya menggunakan citra satellite dari Citra Landsat 8 Oli yang kemudian diekstrak dan dianalisis menggunakan aplikasi pemetaan seperti Arcgis dan Envi. Dalam metode penelitiannya menggunakan metode analisis Spasial dengan memanfaatkan parameter-parameter yang sebelumnya telah dirumuskan . Hasil penelitian dapat terpetakan bahwa perairan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu memiliki Zona Potensial Tangkapan ikan yang luas bahkan hamper semua wilayah perairannnya merupakan zona potensial. Zona potensial paling tinggi mencakup wilayah perairan mulai dari tepi pantai sampai 2,5 kilometer kearah laut sampai 12 kilometer keaah pantai.
PENENTUAN DAERAH PRIORITAS BANTUAN SOSIAL COVID-19 MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KOTA BANDUNG Bintang Mahesa
JURNAL GEOGRAFI Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/geografi/vol9-iss2/1212

Abstract

Pandemi Covid-19 merebak hingga ke seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Dengan adanya pandemi ini perekonomian akan mengalami penurunan karena diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang secara otomatis membatasi aktifitas masyarakat dan memberhentikan kegiatan mencari nafkah. Beruntngnya Presiden Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Sosial No. 54/HUK/2020 memberikan jaring pengaman sosial seperti Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per keluarga. Kebijakan ini sangatlah baik, jika dalam implementasinya dapat sesuai dengan sasaran penerima. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah yang menjadi prioritas bantuan sosial Covid-19, agar dapat diketahui wilayah mana saja yang berhak mendapatkan bantuan. Populasi yang dijadikan penelitian ini yaitu seluruh kawasan di Kota Bandung, termasuk semua Kecamatan didalamnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan cara Penginderaan Jauh (PJ) dan data sekunder yang didapat dari internet. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menumpang-tindihkan beberapa peta parameter untuk mendapatkan hasil peta prioritas bantuan sosial Covid-19. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, tedapat beberapa Kecamatan yang lebih diprioritaskan untuk mendapat bantuan sosial, yaitu berada di kawasan Kota Bandung Bagian Barat. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pelaksana pembagian bantuan sosial Covid-19, sehingga dapat meminimalisir kesalahsasaran penerima bantuan sosial.