Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Antena Susun Pita S Band Menggunakan Penggeser Fasa 6 Bit Dina Herdiana
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.409 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v3i2.82

Abstract

Performa sistem komunikasi seluler dapat ditingkatkan dengan cara memperbaiki performa antena BTS. Salah satu cara memperbaiki performanya dengan mengarahkan main lobe (tilting) atau mengatur beam (beam steering). Sistem antena susun dengan menggunakan penggeser fasa dapat mengatur beam (beam steering) agar mendapat gain maksimum pada arah tertentu. Pada penelitian tesis ini akan dilakukan perancangan sistem antena susun pita S band menggunakan penggeser fasa 6 bit. Sistem tersebut dapat mengatur arah beam antena secara cepat dengan besar sudut perubahan yang lebar. Bagian-bagian yang tersusun dari sistem tersebut adalah antena susun, penggeser fasa dan power combiner. Setiap bagian dari sistem dan pola radiasi dirancang dengan simulator. Setelah rancangan sesuai dengan spesifikasi dilakukan fabrikasi. Bagian-bagian dari sistem tersebut kemudian dirangkai. Sistem antena susun pita S band menggunakan penggeser fasa 6 bit dapat direalisasikan. Hasil simulasi dan implementasi menunjukkan bahwa beam (beam steering) dapat diarahkan dengan perubahan bit pada penggeser fasa.
Sistem Antena Susun Pita S Band Menggunakan Penggeser Fasa 6 Bit Dina Herdiana
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v3i2.82

Abstract

Performa sistem komunikasi seluler dapat ditingkatkan dengan cara memperbaiki performa antena BTS. Salah satu cara memperbaiki performanya dengan mengarahkan main lobe (tilting) atau mengatur beam (beam steering). Sistem antena susun dengan menggunakan penggeser fasa dapat mengatur beam (beam steering) agar mendapat gain maksimum pada arah tertentu. Pada penelitian tesis ini akan dilakukan perancangan sistem antena susun pita S band menggunakan penggeser fasa 6 bit. Sistem tersebut dapat mengatur arah beam antena secara cepat dengan besar sudut perubahan yang lebar. Bagian-bagian yang tersusun dari sistem tersebut adalah antena susun, penggeser fasa dan power combiner. Setiap bagian dari sistem dan pola radiasi dirancang dengan simulator. Setelah rancangan sesuai dengan spesifikasi dilakukan fabrikasi. Bagian-bagian dari sistem tersebut kemudian dirangkai. Sistem antena susun pita S band menggunakan penggeser fasa 6 bit dapat direalisasikan. Hasil simulasi dan implementasi menunjukkan bahwa beam (beam steering) dapat diarahkan dengan perubahan bit pada penggeser fasa.
BAND PASS FILTER MICROSTRIP PMETODE HAIRPIN PADA FREKUENSI S Band Dina Herdiana; MUHAMMAD ALI MUHYIDDIN; Muhammad Aji Rahman
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 24 No 1 (2026): EPSILON - Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/epsilon.v24i1.162

Abstract

Sistem radar adalah teknologi yang menggunakan gelombang elektromagnetik (radio dan gelombang mikro) untuk mendeteksi, menentukan jarak, dan membuat peta objek. Namun, sering kali terdapat gangguan seperti noise dan masuknya sinyal asing ke dalam sistem tersebut. Oleh karena itu, peran filter untuk menyeleksi sinyal yang diterima serta mengurangi noise. Salah satu jenis filter yang dapat diterapkan adalah band pass filter. Pada penelitian ini dilakukan perancangan filter yang akan digunakan untuk sistem radar. Filter yang dirancang adalah band pass filter menggunakan metode microstrip hairpin yang bekerja pada frekuensi S Band, dengan nilai return loss dibawah -10 dB dan nilai insertion loss diatas -10 dB. Pada perancangan ini menggunakan substrat FR-4 dengan r= 4,5 dan ketebalah 1 mm. Desain filter menghasilkan band pass filter microstrip hairpin berhasil bekerja dengan efektif pada rentang frekuensi 2,385 – 2,55 GHz Band pass filter ini dapat digunakan dalam sistem radio komunikasi karena desainnya yang lebih kompak dan kecil.