Masih banyaksiswa anak usia dini yang belum mampu bersosialisasi saat pembelajaran di kelas. Selain itu banyak anak yang merasa bosan ketika belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan dan merancang media panggung boneka interaktif terhadap pengembangan media panggung boneka interaktif untuk perkembangan interaksi sosial anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model yang digunakan pada penelitian ini yaitu model pengembangan 4-D yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap Define, Design, Development, Disseminate. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Intrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan guru TK kemudian diujicobakan kepada anak. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji coba terhadap validator ahli materi dengan persentase skor 86% (sangat baik). Validator ahli media pembelajaran dengan persentase skorĀ 85% (sangat baik). Respon penggunaan produk dari enam orang guru TK dengan persentase skor 86,11% (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran panggung Boneka Interaktif yang telah dikembangkan layak dan dapat digunakan di TK sebagai media pembelajaran dengan tujuan untuk mempermudah guru dalam proses pembelajaran. implikasi penelitian ini media yang telah digunakan dapat digunakan guru untuk meningkatkan interaksi sosial pada siswa.