Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi lapisan akuifer air tanah menggunakan metode geofisika tahanan jenis (Resistivity) dengan konfigurasi Schlumberger di Desa Mangsit, Lombok Barat. Kawasan ini berada di pesisir pantai yang menjadi objek pariwisata sehingga penting untuk dilakukan penelitian tentang lapisan akuifer. Lapisan akuifer adalah lapisan yang mampu menyimpan dan mengalirkan air tanah, sehingga keberadaan lapisan ini sangat penting untuk dieksplorasi. Akuisisi data lapangan dilakukan dengan menggunakan 3 titik pengukuran sounding yaitu VES 1, VES 2, dan VES 3. Panjang bentangan yang digunakan (AB/2) adalah 500 meter. Data hasil pengukuran lapangan kemudian diolah menggunakan software IP2WIN sehingga diperoleh data log resistivitas 1 dimensi. Data log tersebut kemudian diinterpretasi menjadi beberapa lapisan batuan bawah permukaan. Hasil interpretasi menunjukkan adanya potensi akuifer air tanah berada pada kedalaman 46-131meter pada titik pengukuran 1. Pada titik pengukuran 2 (VES 2) diidentifikasi lapisan akuifer berada pada kedalaman 45-127 meter. Pada titik pengukuran 3 (S3) diidentifikasi lapisan akuifer berada pada kedalaman 42-107 meter. Lapisan akuifer diidentifikasi sebagai batuan tufa lapilli. Batuan ini dapat menjadi akuifer yang cukup baik karena dapat menyimpan air tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tahanan jenis konfigurasi schlumberger dapat mengidentifikasi lapisan akuifer dengan tepat dan efisien. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai rekomendasi kepada pemerintah daerah dalam melakukan eksploitasi air tanah sehingga sumber daya air dapat dikelola dengan benar berbasis data resistivitas.