Ade Irman Saeful M
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENJADWALAN FLOW SHOP MESIN PARALEL MENGGUNAKAN METODE LONGEST PROCESSING TIME DAN CROSS ENTROPY-GENETIC ALGORITHM PADA PEMBUATAN PRODUK STEEL BRIDGE B-60 Yusraini Muharni; Ade Irman Saeful M; Tania Ero Rubyanti
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri )
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v7i3.6338

Abstract

Sistem produksi di sebuah perusahaan fabrikasi seingkali mengalami permasalahan salah satunya adalah ketika perusahaan tidak mampu mengirim order kepada customer di waktu yang telah ditentukan. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan harus menanggung biaya pinalti. Masalah ini dapat diatasi apabila dilakukannya penjadwalan produksi dengan baik. Pentingnya penjadwalan produksi adalah untuk mengelola dengan tepat sumber daya yang ada agar terciptanya efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Salah satu usaha yang dilakukan untuk tercapainya penjadwalan yang optimal adalah dengan meminimalkan makespan. Produk Steel Bridge B-60 merupakan salah satu dari jenis jembatan Truss Bridge yang diproduksi oleh Perusahan Fabrikasi Baja Struktur Kontruksi yang berlokasi di Cilegon.  Perusahan tersebut  memiliki sistem produksi make to order dengan alur produksi flow shop dan susunan mesin paralel. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan pendekatan heuristic metode LPT (Longest Processing Time) dan pendekatan metaheuristic dengan menggunakan metode Cross Entropy yang dikombinasikan dengan Genetic Algorithm yang dikenal dengan sebutan CEGA (Cross Entropy Genetic Algortihm). Algoritma metaheuristic diterjemahkan ke dalam Bahasa pemograman Matlab. Hasil perbandingan kedua metode menunjukkan bahwa kedua metode usulan yaitu LPT dan CEGA lebih baik dari metode eksisting dan memiliki efisiensi sebesar 7.94%.