Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN SMK BIDANG KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI DAN PROPERTI DI YOGYAKARTA Wisnu Rachmad Prihadi; Abdul Malik; Suparman Suparman
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.27 KB) | DOI: 10.21009/jpensil.v10i1.18441

Abstract

AbstrakMata pelajaran Kewirausahaan telah beberapa kali berganti nama dan metode pembelajaran. Mata pelajaran Kewirausahaan saat ini berdasarkan kurikulum 2013 revisi 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat maksud dan tujuan pencapaian pada mata pelajaran Kewirausahaan pada kurikulum 2013 revisi 2017 dan mengetahui kesesuaian kompetensi dasar kewirausahaan yang diajarkan oleh guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini memperoleh gambaran output pembelajaran berupa tingkat pencapaian tujuan yang telah direncanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menyatakan bahwa guru optimis tercapainya tujuan pendidikan kewirausahaan, pengetahuan guru tentang usaha rintisan siswa yang mengalami kesulitan dalam membuat perusahaan rintisan, sedangkan dalam hal kegiatan usaha atau usaha rintisan yang dibuat dan dikelola oleh kelompok siswa memerlukan pendamping dalam pelaksanaanya. Selain itu, pengetahuan guru tentang rata-rata penjualan produk atau jasa menunjukkan semua program mampu menjual produknya dengan nilai nominal yang bervariasi dan cukup untuk dapat membuat produk atau jasa kreatif yang layak jual sesuai dengan kompetensi keahliannya. Kata kunci: kewirausahaan, kurikulum 2013 revisi 2017, metode pembelajaran, implementasi kewirausahaan Abstract Entrepreneurship subjects has several times changed names and learning method. Entrepreneurship subjects which are currently based on curriculum 2013 revision 2017. Purpose of this study is to look at the goals and objectives of the achievement in entrepreneurship subjects in curriculum 2013 revision 2017 and determine the suitability of basic competence of entrepreneurship taught by teacher. This type of research is a descriptive study and using purposive sampling method. The results obtained a description of the learning output in the form of the level of achievement of the goals that have been planned by the Ministry of Education and Culture stating that teachers are optimistic about achieving entrepreneurial education goals, teacher’s knowledge of student business start-up has difficulties in making business company start-up, while in terms of business activities or business start-up created and managed by student groups need assistance in its implementation. Also, the teacher's knowledge of the average sales of products or services shows all programs are able to selling their products with varying nominal values and are sufficient to be able to make selling-worthy creative products or services accordance with the competence of their expertise. Keywords: entrepreneurship subject, curriculum 2013 revision 2017, learning method, implementation of entrepreneurship
Kajian ulang sistem drainase area Bumi Perkemahan Gendungan, Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Magelang, Jawa Tengah Malik, Abdul; Purwantoro, Didik; Darmono, Darmono; Syamsudin, Rudi Nur; Fajriani, Qonaah Rizqi; Fajarwati, Yuli; Hatutiningsih, Arum Dwi; Kurniawan, Muhammad Adi; Setiawan, Riski; Syahrani, Luthfi Auliya
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 2, No 2 (2023): EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v2i2.22450

Abstract

Kawasan Bumi Perkemahan Gendungan, yang berada di lokasi Desa Kalibening, Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, merupakan suatu kawasan yang berada di lereng Gunung Merapi. Belum adanya perencanaan sistem drainase yang baik banyak hal yang terjadi pada saat digunakan. Padahal pengelolaan air hujan di Kawasan Bumi Perkemahan Gendungan penting berkaitan dengan kenyamanan penggunaan lahan di saat musim hujan. Dari pertimbangan tersebut, dilakukan evaluasi sistem drainase di area perkemahan sebagai kegiatan pengabdian dari Program Studi Teknik Sipil dan Perencanaan. Metode perencanaan sistem drainase di kawasan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 12 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan. Total saluran drainase yang dirancang sebanyak tujuh saluran (D1, D2, D3, D4, D5,D6, D7) dengan kebutuhan dimensi bervariasi antara 20cmx20cm sampai 40cm × 40cm. Saluran dirancang dengan bahan batu kali yang dirasa mudah didapat di sekitar kawasan dengan tebal dinding 30 cm. The Gendungan Camping Area, located in Kalibening Village, Dukun District, Magelang Regency, Central Java, is an area on the slopes of Mount Merapi. Without planning a good drainage system, many things can happen when it is used. Rainwater management in the Gendungan Camping Area is important to the comfort of land use during the rainy season. Based on these considerations, an evaluation of the drainage system in the camping area was carried out as a service activity by the Civil Engineering and Planning Department. The drainage system planning method in this area refers to the Minister of Public Works Regulation No. 12 of 2014 concerning the Implementation of Urban Drainage Systems. The total number of drainage channels designed is seven channels (D1, D2, D3, D4, D5, D6, D7) with required dimensions varying between 20 cm x 20 cm to 40cm × 40cm. The channel is designed using river stone, which is easy to find in the area with a wall thickness of 30 cm.
TINGKAT KESESUAIAN SOAL TEORI UJI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DENGAN STANDAR KOMPETENSI NASIONAL BIDANG GAMBAR BANGUNAN Abdul Malik
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2019): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v1i1.28267

Abstract

ABSTRACT                Phenomena that show the competence of building drawings that are needed in the world of work but have not been studied in schools are the basis of research. It is necessary to measure the level of compatability between the materials being studied with the competencies required by the world of work. The purpose of this study was to determine the suitability level of the content of the skills competency test (UKK) based on the National Competency Standars in the Building Drawing Field. The research method used is comparative descriptive. The subject of this research is the matter of the theory of UKK Building Drawing Engineering. Data were analyzed by comparing the level of competency suitability implemented in the UKK theory problem with the National Competency Standards in Building Drawing Field. The results of the study showed that in the implementation of the UKK Building Drawing Tecnique in theory there were 37 competencies tested. Total competencies at the level of young photographers for vocational graduates are 55 competencies. There are 18 competencies that have not been tested on UKK, so there needs to be an adjustment so that the UKK content goes hand in hand with the work competencies required for building drawing skills. Keywords: expertise competency test, building drawing  ABSTRAK                Fenomena menunjukkan adanya kompetensi gambar bangunan yang diperlukan di dunia kerja tetapi belum dipelajari di Sekolah menjadi dasar dalam pengkajian. Perlu adanya pengukuran tingkat kesesuaian antara materi yang dipelajari dengan kompetensi yang disyaratkan dunia kerja. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat kesesuaian antara konten soal Uji Kompetensi Keahlian (UKK) mengacu pada Standar Kompetensi Nasional Bidang Gambar Bangunan. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif  komparatif. Subjek pada pengkajian ini adalah soal teori UKK Teknik Gambar Bangunan. Data dianalisis dengan membandingkan antara tingkat kesesuaian kompetensi yang dilaksanakan dalam soal teori UKK dengan Standar Kompetensi Nasional Bidang Gambar Bangunan. Hasil pengkajian menunjukkan dalam pelaksanaan UKK Teknik Gambar Bangunan secara teori terdapat 37 kompetensi yang diujikan. Total kompetensi pada level juru gambar muda untuk lulus SMK adalah 55 kompetensi. Terdapat 18 kompetensi yang belum diujikan pada UKK, sehingga perlu adanya penyesuaian agar konten UKK beriringan dengan kompetensi kerja yang disyaratkan pada keahlian gambar bangunan.Kata Kunci: Uji Kompetensi Keahlian, gambar bangunan
Pengembangan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Praktik Kerja Plambing dan Sanitasi di Prodi Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY Rudi Nur Syamsudin; Nur Hidayat; Wisnu Rachmad Prihadi; Abdul Malik; Dian Eksana Wibowo
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v4i1.49374

Abstract

ABSTRACT This study aims to: (1) understand and carry out the stages of preparing the learning module for the plumbing and sanitation work practice course; (2) determine the feasibility level of the learning module for the plumbing and sanitation work practice course. This study uses a 4-D model research and development approach which consists of four stages, namely: defining, planning, developing, and disseminating. The results of the module development research are: (1) define, there is no learning module for plumbing and sanitation work practice courses, (2) design, there are sixteen material discussions that are adjusted based on the curriculum and learning outcomes and are composed of learning objectives, material descriptions, summaries. , independent assignments,worksheets; (3) development, the assessment of the material obtained a score of 3.45 in the very appropriate category, the media assessment obtained a score of 3.37 in the appropriate category, and the assessment of the lecturer in charge of the subject received a score of 3.11 in the appropriate category; (4) dissemination, submission of modules to lecturers who are in charge of plumbing and sanitation work practices in the form of hardcopy and softcopy. Keywords: Module, Plumbing, Sanitation, Model 4-D ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memahami dan melaksanakan cara penyusunan modul pembelajaran mata kuliah praktek kerja plambing dan sanitasi; (2) mengetahui kelayakan modul pembelajaran mata kuliah praktek kerja plambing dan sanitasi. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan model 4-D yang terdiri dari empat tahap, yaitu: define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan), disseminate (penyebarluasan). Hasil penelitian pengembangan modul ini adalah: (1) define, belum tersedianya modul pembelajaran pembelajaran mata kuliah praktek kerja plambing dan sanitasi, (2) design, terdapat empat pembahasan materi, modul tersusun dari tujuan pembelajaran, uraian materi, rangkuman, dan soal latihan; (3) development, saran yang didapat adalah (detail materi dilengkapi, komposisi gambar dengan keterangan, dan ilustrasi menggunakan warna kontras dengan latar). Penilaian pada materi memperoleh skor 3,50 kategori sangat layak, penilaian media memperoleh skor 3,02 kategori layak, dan penilaian guru memperoleh skor 3,59 kategori sangat layak; (4) disseminate, penyerahan modul kepada dosen pengampu mata kuliah praktek kerja plambing dan sanitasi berupa softfile dan hardfile.