Ria Setia Sari
Keperawatan, Stikes Yatsi Tangerang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DAN ASI PERAH PADA IBU HAMIL DAN MENYUSUI MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN Ria Setia Sari; Gena Devitria; Gita Veronika Ginting
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.121 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5324

Abstract

Abstrak: Pemberian ASI pada Ibu Bekerja terhambat pada waktu menyusui karena intensitas pertemuan Ibu dan Bayi berkurang. Alternatif yang bisa ditempuh adalah pemberian ASI Perah. Tujuan Kegiatan: meningkatkan pengetahuan tentang Pemberian Asi Eksklusif Dan Asi Perah. Metode Kegiatan: melalui penyuluhan dengan Pertemuan via virtual dilakukan dengan metode ceramah. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan menampilkan materi tentang ASI Eksklusif dan ASI Perah, melakukan sesi tanya jawab dan evalausi, kegiatan ini diikuti oleh 57 peserta diantaranya ibu rumah tangga, Bidan Desa, Mahasiswa. Hasil Kegiatan. Terdapat peningkatan pengetahuan, wawasan ibu terkait pemberian ASI Eksklusif dan ASI Perah. Abstract: Breastfeeding for working mothers is hampered during breastfeeding because the intensity of the meeting between mother and baby is reduced. An alternative that can be taken is giving expressed breast milk. Activity Objective: to increase knowledge about Exclusive Breastfeeding and Expressing Breastfeeding. Activity Method: through counseling with virtual meetings carried out with the lecture method. This outreach activity was carried out by presenting material on Exclusive Breastfeeding and Expressing Breastfeeding, conducting a question and answer session and evaluation, this activity was attended by 57 participants including housewives, village midwives, students. Activity Results. There is an increase in knowledge and insight of mothers related to exclusive breastfeeding and expressed breast milk by the time the evaluation was carried out with the interview method.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PERAWATAN BAYI DAN PELAKSANAAN METODE KANGGURU PADA ORANG TUA BAYI BBLR MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN Ria Setia Sari; Eni Prihati; Alif Fuadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.504 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8403

Abstract

Abstrak: Efektifitas Perawatan Bayi BBLR dan pelaksanan metode kangguru tergantung pengetahuan orang tua. Pengetahuan diberikan sampai orang mampu melakukan secara mandiri baru bayi BBLR diperbolehkan pulang kerumah. Tujuan Kegiatan: Meningkatkan Pengetahuan tentang Perawatan Bayi BBLR dan Pelaksanaan Metode Kangguru. Metode Kegiatan: Melalui penyuluhan yang dilakukan di Ruang Perinatologi dengan metode ceramah dan role play. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan memberikan materi tentang Perawatan Bayi BBLR dan Pelaksanaan Metode Kangguru, Melakukan sesi tanya jawab dan evalausi. kegiatan ini diikuti oleh 14 peserta orang tua yang memiliki bayi BBLR dirawat Diruang Perinatologi. Hasil Kegiatan. Terdapat peningkatan 88,7% pengetahuan terkait Perawatan Bayi BBLR dan Pelaksanaan Metode Kangguru.Abstract: The effectiveness of BBLR infant care and the implementation of the kangaroo method depends on the knowledge of the parents. Knowledge is given until people are able to do it independently and then BBLR babies are allowed to go home. Activity Objectives: Increase Knowledge about BBLR Infant Care and the Implementation of the Kangaroo Method. Activity Method: Through counseling conducted in the Perinatology Room with lecture and role play methods. This outreach activity was carried out by providing material on BBLR Baby Care and the Implementation of the Kangaroo Method, Conducting question and answer sessions and evaluations. This activity was attended by 14 participants, parents who have LBW babies who are treated in the Perinatology Room. Activity Results: There was an 88.7% increase in knowledge related to LBW Baby Care and the Implementation of the Kangaroo Method.