Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB MUSCULOSKELETAL DISORDERS DAN STRES KERJA (STUDI KASUS di PLN PLTGU CILEGON) Ahmad Fauzi Dwi Hartono; Hartomo Soewardi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v6i3.4242

Abstract

Pengoperasian pembangkit energi listrik memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan risiko bahaya keselamatan dan kesehatan pada pekerja. Oleh karena itu dibutuhkan kondisi stamina tubuh sehat jasmani dan rohani. Berdasarkan survei awal yang dilakukan pada bagian operasi dan pemeliharaan PLN PLTGU, diperoleh tingkat risiko musculoskeletal disorders: 97% sedang dan 3% tinggi, tingkat  risiko stres kerja: 80% sedang dan 3% tinggi, tingkat risiko kelelahan kerja: 83% tinggi dan 17% sedang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko penyebab musculoskeletal disorders dan stres kerja serta memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Metode yang digunakan adalah  ergonomics evaluation checklist dan  analisis statistik non parametric dengan metode Cochran’s Q Tes. Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa risiko musculoskeletal disorders  disebabkan oleh aktivitas berulang, membungkuk, menunduk, mendongak, menjangkau berlebihan, berdiri,  dan jari menekan. Sedangkan penyebab risiko stress kerja yaitu faktor fisik lingkungan kerja: kebisingan, pencahayaan, suhu ruang dan faktor somatis: kondisi tubuh yang mudah lelah dan sakit, sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk faktor tersebut selain perlu adanya  pengembangan pengetahuan tentang kesehatan kerja dan ergonomi,  standarisasi alat pelindung diri, aktivitas olahraga yang teratur dan peningkatan hidup sehat tanpa rokok.