Rizki Aprilian Wijaya
Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Gedung Balitbang KP I Lt. 4 Jalan Pasir Putih Nomor 1 Ancol Timur, Jakarta Utara Telp: (021) 64711583 Fax: 64700924

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS NILAI TUKAR NELAYAN (NTN) PELAGIS BESAR TRADISIONAL Andrian Ramadhan; Maulana firdaus; Rizki Aprilian Wijaya
Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 9, No 1 (2014): Juni (2014)
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Eonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.487 KB) | DOI: 10.15578/jsekp.v9i1.30

Abstract

Pemanfaatan sumber daya perikanan tangkap pelagis besar tidak hanya dilakukan oleh kapalkapal besar berskala industri akan tetapi juga oleh kapal-kapal berskala kecil atau tradisional. Tulisan ini bertujuan untuk memahami dinamika usaha perikanan tangkap berskala trasional tersebut dan kaitannya dengan ekonomi rumah tangga nelayan dalam suatu ukuran bernama Nilai Tukar Nelayan (NTN). Metode survei digunakan dengan bantuan kuesioner untuk monitoring usaha, pendapatan dan harga bulanan input-ouput Analisis penelitian menunjukkan bahwa usaha ini memiliki karakteristik usaha yang dinamis. Hal ini mempengaruhi indeks yang diterima oleh nelayan dimana berfluktuasi cukup tinggi antar bulannya. Pada awal tahun NTN mengalami tekanan karena merupakan musim barat yang sulit melakukan penangkapan ikan. Tren positif penangkapan terjadi pada awal pertengahan tahun dimana NTN secara general berada diatas 100. Pada sisi pengeluaran terjadi pula peningkatan pada pertengahan tahun karena terjadi inflasi umum akibat kenaikan harga BBM. Kenaikan komponen yang diterima dan dibayar pada waktu yang sama membuat NTN relatif stabil meski terdapat tendensi penurunan dari waktu ke waktu(Title: Term of Trade Analysis of Traditional Fishers of Big Pelagic)Large pelagic fisheries is not merely captured by large industrial ships but also by small boats or traditional scale. This paper was aimed to understand the dynamics of fishing condition of traditional scale regarding fishers’ household economy by measuring Fishers Trade Index (NTN). The results indicated that the fishing activity was very dynamic and affected the fishers’ revenue index and also the payment index which was highly varied for each months. In the beginning of the year, NTN was low due to “west season” where fishing activities were hardly being carried out. Positive trend of fisheries activities happened in the mid-year where NTN in general was above 100. However, there was also increasing in the expenditure in mid-year because of general inflation which was triggered by fuel price upturned. The increasing in both revenue and expenditure components in the same periods made NTN relatively steady in spite of decreasing trend over time.
ANALISIS PERAN KELEMBAGAAN PENYEDIA INPUT PRODUKSI DAN TENAGA KERJA DALAM USAHA TAMBAK GARAM Rizki Aprilian Wijaya; Rikrik Rahadian; Tenny Apriliani
Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 9, No 1 (2014): Juni (2014)
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Eonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.236 KB) | DOI: 10.15578/jsekp.v9i1.32

Abstract

Tulisan ini bertujuan untukmenganalisis peran kelembagaan penyediaan sarana input produksi dan tenaga kerja pada usaha tambak garam skala tradisional di Kabupaten Sumenep dan Jeneponto. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode survei melalui wawancara kepada 80 orang petambak garam dan wawancara mendalam (in-depth interview)kepada delapan orang informan kunci.Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabulasi silang. Hasil kajian menunjukan kelembagaan penyedia input produksi lebih berperan dalam penyediaan akses permodalan dan kelembagaan tenaga kerja berperan dalam proses rekruitmen tenaga kerja.(Title: Analysis of Institutional Roles in the Input Production Providers and Labours in Salt Business)The objectives of this paper is analyzing institutional role of production input and labour institution in the traditional scale of salt pond business at Sumenep and Jeneponto Regencies. This study used a qualitative method. Survey method was used to collect data by interviewing 80 respondents and compounded by an in-depth interview to eight key informants. Data analyzing used descriptive  echnique and presented in cross-tabulation. Results show that production input institution has a role in providing capital access, while labour institution has a role in labour recruitment process.