Siti Maemunah
Universitas Pamulang Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL KALOMPANG KARYA BADRUL MUNIR CHAIR SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Siti Maemunah
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.646 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.1334

Abstract

Abstrak. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kearifan lokal novel Kalompang. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan studi pustaka. Objek penelitian dalam hal ini yaitu novel Kalompang. Penelitian ini memfokuskan pada kearifan lokal novel Kalompang karya Badrul Munir Chair. Penelitian kearifan lokal ini difokuskan pada tiga aspek yaitu aspek budaya, aspek sosial dan aspek agama.Aspek Budaya lebih dominan muncul pada diri tokoh di dalam novel Kalompang. Tokoh Mattali dan keluarganya serta tokoh pendukung lainnya, dalam novel ini merupakan masyarakat yang sangat menjungjung tinggi tradisi yang sudah ada sejak lama. Hal ini sesuai dengan definisi dari kearifan lokal itu sendiri, yaitu kearifan lokal merupakan sistem nilai, norma, dan tradisi yang dijadikan sebagai acuan bersama oleh suatu kelompok sosial dalam menjalin hubungan dengan tuhan, alam, dan sesama manusia.Kata kunci : Novel, Kearifan Lokal, Pembelajaran SastraAbstract. The purpose of this research is to find local wisdom novel Kalompang. The methods used is descriptive analysis qualitative and the literature  study. Research object in this case that is novel Kalompang. This study focused on three aspects which is the aspect of culture, social aspect, religious and facets. And instrument used in this research is own researchers assisted by table analysis. Results ofthis research isthatthere are threeaspects oflocal knowledge, includingcultural aspects, socialaspectsand aspects ofreligion.Cultural aspects appear in a more dominant character in the novel Kalompang. Mattali figures and their families as well as other supporting characters in this novel are people very high uphold the tradition that has been around a long time. This is consistent with the definition of local wisdom itself, that local knowledge is a system of values, norms, and traditions that serve as a reference shared by a social group in a relationship with God, nature, and human beings.            Keywords: Novel, Local Wisdom, Teaching Literature
NILAI PSIKOLOGI DALAM KUMPULAN SAJAK LADANG JAGUNG KARYA TAUFIK ISMAIL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Velayati Khairiyah Akbar; Siti Maemunah
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2670

Abstract

Abstrak. Nilai psikologi kumpulan sajak ladang jagung karya Taufik Ismail serta implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan nilai psikologi kepribadian melalui Id, Ego, dan Super Ego yang terdapat dalam Kumpulan Sajak Ladang Jagung karya Taufik Ismail serta implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini merupakan peneitian kepustakaan sehingga tidak terikat oleh sebuah tempat. Penelitian ini menggunakan metode penelitain studi pustaka, yaitu dengan membaca dan mempelajari buku- buku yang erat kaitannya dengam pembahasan masalah sehingga diperoleh teori dan referensi yang mendukung penganalisaan data.Kata Kunci : Nilai Psikologi, Sajak, Pembelajaran SastraAbstract. The psychological value of a collection of Corn Field Poems by Taufik Ismail and their implications for Literature Learning in high school. This research aimed to find psychological self value through Id, Ego, and Super Ego wich are in Kumpulan Sajak Ladang Jagung by Taufik Ismail and the implication of literature learning in senior high school. This research was literature review thet was not bonded by place. The writer used a literature review method, read and study books which are related to the research problem.Keywords : pshilogical value, poem, literature learning
KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL KALOMPANG KARYA BADRUL MUNIR CHAIR SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Siti Maemunah
Jurnal Bahastra Vol 3, No 2 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i2.3178

Abstract

Abstrak. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kearifan lokal novel Kalompang. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan studi pustaka. Objek penelitian dalam hal ini yaitu novel Kalompang. Penelitian ini memfokuskan pada kearifan lokal novel Kalompang karya Badrul Munir Chair. Penelitian kearifan lokal ini difokuskan pada tiga aspek yaitu aspek budaya, aspek sosial dan aspek agama.Aspek Budaya lebih dominan muncul pada diri tokoh di dalam novel Kalompang. Tokoh Mattali dan keluarganya serta tokoh pendukung lainnya, dalam novel ini merupakan masyarakat yang sangat menjungjung tinggi tradisi yang sudah ada sejak lama. Hal ini sesuai dengan definisi dari kearifan lokal itu sendiri, yaitu kearifan lokal merupakan sistem nilai, norma, dan tradisi yang dijadikan sebagai acuan bersama oleh suatu kelompok sosial dalam menjalin hubungan dengan tuhan, alam, dan sesama manusia.Kata kunci : Novel, Kearifan Lokal, Pembelajaran SastraAbstract. The purpose of this research is to find local wisdom novel Kalompang. The methods used is descriptive analysis qualitative and the literature  study. Research object in this case that is novel Kalompang. This study focused on three aspects which is the aspect of culture, social aspect, religious and facets. And instrument used in this research is own researchers assisted by table analysis. Results ofthis research isthatthere are threeaspects oflocal knowledge, includingcultural aspects, socialaspectsand aspects ofreligion.Cultural aspects appear in a more dominant character in the novel Kalompang. Mattali figures and their families as well as other supporting characters in this novel are people very high uphold the tradition that has been around a long time. This is consistent with the definition of local wisdom itself, that local knowledge is a system of values, norms, and traditions that serve as a reference shared by a social group in a relationship with God, nature, and human beings.            Keywords: Novel, Local Wisdom, Teaching Literature