Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DESAIN KURIKULUM E-LEARNING SEBAGAI PELATIHAN PENGASUHAN ANAK 0-6 TAHUN BAGI ORANG TUA YANG BEKERJA Wartiningsih Wartiningsih
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 11, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v11i2.2464

Abstract

Abstrak: Banyak permasalahan yang dialami orangtua dengan memiliki anak usia balita (golden period). Padahal waktu emas tidak mungkin terulang dalam siklus anak. Masalah yang sering didapati adalah sulitnya pengasuhan anak pada usia 0-6 tahun bagi orang tua bekerja di era digital. Masalah lainnya yaitu, kecenderungan suami istri bekerja menyebabkan pola pengasuhan anak bergeser dibanding puluhan tahun silam. Di sisi lain,  orangtua baru belum memiliki banyak pengetahuan tentang pengasuhan anak. Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi orangtua dalam mengamanahi Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Oleh karena itu, program pelatihan Pengasuhan Anak Umur 0-6 Tahun bagi orangtua yang Bekerja dibutuhkan di masyarakat. Tentunya program diklat tersebut harus memiliki desain kurikulum dan pengembangan program pelatihan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis e-learning dengan desain menarik dapat meningkatkan minat peserta belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain kurikulum pelatihan berbasis e-learning dengan mengginakan platform Moodle. Penelitian ini menggunakan model kurikulum sistematik Dick & Carey. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Prosedur pengujian melalui tahapan, yaitu evaluasi perorangan, evaluasi kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil penelitian ini adalah desain dan pengembangan kurikulum e-leraning dilakukan melalui sepuluh tahapan. Produk rancangan menunjukkan desain kurikulum dapat digunakan untuk diimplementasikan dalam proses kegiatan pelatihan e-learning.Abstract:  Abstract many problems experienced by parents with children aged (golden period). But gold time is unlikely to be repeated in the child's cycle. The problem that is often found is the difficulty of parenting at the age of 0-6 years for parents working in the digital era. Another problem is that the trend of husband and wife work causes a shifted parenting pattern compared to decades ago. On the other hand, new parents don't yet have much knowledge of childcare. It is certainly a challenge for parents to adopt law number 23 year 2002 on child protection. Therefore, the parenting 0-6 Year training program for working parents is needed in the community. Of course, the training program should have a curriculum design and development program. Previous studies have shown that learning-based e-learning with compelling design can increase the interest of learning participants. The research aims to design an e-learning-based training curriculum with the Moodle platform. The study used the systematic curriculum model of Dick & Carey. The research method uses qualitative descriptive. Stage testing procedures, i.e. individual evaluations, small group evaluations, and field trials. The results of this research are the design and development of e-leraning curriculum conducted through ten phases. Product design shows curriculum design can be used to be implemented in the process of e-learning training activities.
EVALUASI KIRCKPATRICK’S PELATIHAN PENGELOLAAN KAMPUNG KB Wartiningsih Wartiningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.84 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4082

Abstract

Salah satu bentuk kegiatan prioritas yang sesuai dengan instruksi Presiden RI adalah Kampung Keluarga Berkualitas (KB). Hal ini sebagai bentuk investasi Program Keluarga Berencana yang kemanfaatannya secara langsung diterima masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Pelatihan Pengelolaan Kampung KB. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Model evaluasi yang digunakan adalah empat tahapan Kirkpatrick. Metode pengumpulan data dengan survey online, wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaan pengambilan data pada bulan November 2019. Hasil penelitian adalah: (a) Peserta memiliki reaksi yang positif dengan memberi penilaian pada kategori “cukup puas” terhadap fasilitator dan penyelenggaraan; (b) hasil penilaian learning evaluation yang terdiri dari penilaian post test (pengetahuan), sikap, dan keterampilan mencapai 76,68 dalam kategori “baik”; (c)  Adanya kenaikan pemahaman materi dengan rerata kenaikan 1,22; (d) Pada tahap hasil menunjukkan 64, 79% kegiatan rencana tindak lanjut sudah dapat dilaksanakan, sedangkan 35,21% belum dapat dilaksanakan oleh peserta. Rekomendasi hasil penelitian ini yaitu: (a) Perlunya monitoring evaluasi untuk pembinaan dan keberlangsungan program; (b) Sarana dan prasarana perlu ditingkatkan untuk menjaga kualitas; (c) Anggota pokja lain memerlukan pelatihan pengelolaan Kampung KB; (d) Peserta pelatihan masih membutuhkan dukungan/ pendampingan.