Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI KEPULAUAN BANDA NEIRA, KABUPATEN MALUKU TENGAH Adil M Firdaus; Julham MS. Pelupessy; Jimmi RP. Tampubolon
Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 11, No 1 (2016): Juni (2016)
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Eonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.83 KB) | DOI: 10.15578/jsekp.v11i1.3172

Abstract

Pendekatan sosial ekonomi sangat diperlukan dalam menyusun strategi penyelesaian masalahmasyarakat pesisir. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan sosial ekonomi di KepulauanBanda Neira. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, pengamatan, dan studi literatur.Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan sosial ekonomi dengan analisis deskriptif,SWOT, dan AHP. Hasil kajian menunjukkan ada tiga prioritas masalah masyarakat Banda Neira yaitufasilitas kebersihan, pendapatan masyarakat khususnya nelayan masih rendah, dan ketersediaanair tawar. Strategi penyelesaian masalah dapat dilakukan melalui upaya meningkatkan modal sosialekonomi dengan cara memperkuat kelembagaan (kelompok masyarakat dan nelayan) dan kearifanlokal, kelestarian lingkungan dan budaya, dan pemberdayaan masyarakat.Title: Socio-Economic Problem Solving Strategies of Coastal CommunitySocio-economic approach is indispensable in developing problem-solving strategies of the coastalcommunities. This study aims to assess socio-economic problems in Banda Neira Islands. Data werecollected by interview, observation, and literature studies. Data was analyzed using socio-economicapproach with descriptive analysis, SWOT and AHP. Results showed, there are three priorities BandaNeira communities issues namely sanitary facilities, community income is still low especially the fishers,and availability of fresh water. Strategies for eliminating problems can be done through increasingthe socio-economic capital by strengthening the institutions (community and fishers groups) and localwisdom, environmental and culture sustainability, and community empowerment.