Mohamad Tohar
Pengawas SMA Kabupaten Lombok Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELAKSANAAN BELAJAR DARI RUMAH (BDR) PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS Mohamad Tohar
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v5i2.3518

Abstract

Abstrak: Keputusan belajar di rumah diambil dengan kesadaran penuh bahwa Covid-19 sangat menular dan setiap individu bisa berperan menularkan atau memutuskan mata rantai penularan Pandemi Covid-19 yang terjadi penularannya secara global yang menyebar keseluruh penjuru Dunia temasuk Indonesia dan sekolah sebagai ruang publik, berpotensi besar untuk menyebarkan atau sebaliknya memutuskan mata rantai penularan oleh karena salah satu jalan utnuk memberikan akses pembelajaran yang tidak terbatas ruang dan waktu adalah dengan pembelajaran jarak jauh baik           melalui daring maupun luring. BDR dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dibagi ke dalam 2 (dua) pendekatan: yaitu pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) dan pembelajaran jarak jauh luar jaringan (luring). Kesimpulan Pelaksanaan BDR untuk  Jenjang   SMA di Kabupaten Lombok Tengah, setelah dirata-ratakan  memperoleh nilai 77,13 dengan kreteria Cukup sehingga perlu menjadi perhatian kita bersama bahwa pelaksaan BDR memiliki kendala dan hambatan yang sama  bagi semua SMA yaitu siswa ada yang tidak memiliki HP, tidak memiliki kouta yang memadai serta ada pula siswa yang tidak terjangkau oleh jaringan internet.Abstract: The decision to study at home was taken with full awareness that Covid-19 is very contagious and each individual can play a role in transmitting or breaking the chain of transmission of the Covidd-19 pandemic, which has spread globally which spreads throughout the world including Indonesia and schools as public spaces, has great potential to spread or otherwise break the chain of transmission because one way to provide access to learning that is not limited to space and time is by distance learning both online and offline. BDR is carried out with Distance Learning (PJJ) which is divided into 2 (two) approaches: namely online distance learning (online) and offline distance learning. Conclusion BDR Implementation for Senior High School Level in Central Lombok Regency, after averaging 77.13 with sufficient criteria, it is necessary to pay attention to our common attention that the implementation of BDR has the same obstacles and obstacles for all SMA, namely students who do not have cellphones, not have adequate quota and there are students who are not covered by the Internet network.