Safrudin Safrudin
Universitas Muhammadiyah Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN HISTORY DESA PAKUAN KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT Ahmad Afandi; Safrudin Safrudin
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 2, No 1 (2017): Juni
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.171 KB) | DOI: 10.31764/historis.v2i1.201

Abstract

Adapun sejarah yang dikaji dalam penelitian ini adalah sejarah dinamakannya desa serta makna nama tersebut yang berbeda dalam lintas sejarah. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini dan mengidentifikasi bagaimana sejarah sejarah dinamakannya desa Pakuan. Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat, tokoh adat, serta oarang-orang yang dianggap mengetahui tentang informasi yang dibutuhkan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data tentang sejarah desa Pakuan, makna pakuan sehingga diangkat menjadi nama desa. Dalam penelitian ini alat yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di desa Pakuan ceritanya adalah nama sebuah jabatan atau orang yang sangat dipercayai dan disegani oleh masyarakat jawa pada waktu itu. Dinamakannya Pakuan sebagai nama desa karena pada zaman dahulu di hutan Narmada yang dinamakan Pengkoak didatangi oleh sekelompok transmigasi dari desa Belumbung. Abstract: As the history studied in this study is the historical name of the village and the meaning of this different name in the history of the cross. The goal to be achieved in this research and historical history is called Pakuan village. Subjects in this study are community leaders, customary leaders, and people who know about the information needed. The data collected in this study is data about the history of the village pakuan, meaning pakuan be appointed to the name of the village. In this study the tools used in the data set are observations, and interviews. The results show in Pakuan village the story is the name of a position or a person who is very trusted and respected by the people of Java at that time. Pakuan named Pakuan as the name of the village because in ancient times in the forest called Narmada Pengkoak visited by a group of transmigations from the village of Notbung.
PERJUANGAN ANGKATAN MUDA MASYARAKAT DENA DALAM MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA DI BIMA Safrudin Safrudin; Rustam Rustam
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 3, No 1 (2018): JUNI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.006 KB) | DOI: 10.31764/historis.v3i1.1377

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk a). Mendeskripsikan sejarah perjuangan Masyarakat Dena dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Bima, b). Mendeskripsikan tokoh yang berperan dalam mmempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Bima. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Bima merupakan barometer perjuangan dan perlawanan terhadap penjajah untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Bima,  rakyat Dena memiliki andil yang sangat besar bagi kemerdekaan. Rasa patriotisme dan nasionalisme yang di miliki oleh Masyarakat itu diwujudkan dengan melakukan perlawanan bersenjata yang menjadi pembangkit dan pemicu bagi rakyat hal inilah yang mengakibatkan Masyarakat Dena menjadi barometer perlawanan terhadap penjajah di Desa Dena. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode sejarah yang terdiri dari tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Bima merupakan barometer perjuangan dan perlawanan terhadap penjajah untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Bima,  rakyat Dena memiliki andil yang sangat besar bagi kemerdekaan. Rasa patriotis me dan nasionalisme yang di miliki oleh Masyarakat itu diwujudkan dengan melakukan perlawanan bersenjata yang menjadi pembangkit dan pemicu bagi rakyat hal inilah yang mengakibatkan Masyarakat Dena menjadi barometer perlawanan terhadap penjajah di Desa Dena. Hasil penelitian ini mengajukan beberapa saran antara lain yaitu a). Kepada para pendidik khususnya yang memegang mata pelajaran sejarah diharapkan karya tulis ini dapat dijadikan sebagai bahan acuan dalam mengajarkan sejarah daerah agar para peserta didik tidak lupa akan sejarahnya khususnya sejarah daerah Bima. b). Sejarah adalah cerminan masa lalu untuk dijadikan sebagai pedoman dalam menapak masa depan.Untuk itu disarankan bagi peserta didik sebagai generasi muda Daerah Bima diharapkan tekun dalam mempelajari sejarah Daerahnya. Ambil hikmahnya dan buang ampasnya karena tak ada kebanggaan yang patut diwarisi kecuali keteladanan dalam mengembangkan tugas dan tanggung jawab masa depan. c). Kepada peneliti lain disarankan agar melakukan penelitian yang lebih luas dan mendalam dengan buku – buku yaang konkrit agar hasil yang dicapai dapat maksimal dan obyektif.Abstract: The purpose of this research for a). Describing the history of the struggle of Dena society in defending the independence of the Republic of Indonesia in Bima, b). Describing the role of the people who play in the independence of the Republic of Indonesia in Bima. The results of this study concluded that Bima is a barometer of struggle and resistance to the invaders to seize and defend the independence of the Republic of Indonesia in Bima, Dena people have a huge share for independence. The sense of patriotism and nationalism possessed by the society was manifested by the armed resistance that became the generator and the trigger for the people of this matter that resulted in Dena society being a barometer of resistance to The invaders in Dena village. The approach used in this study is a qualitative approach with a descriptive method, whereas the method used is a historical method consisting of heuristic stages, criticism of sources, interpretation and historiography. The results of this study concluded that Bima is a barometer of struggle and resistance to the invaders to seize and defend the independence of the Republic of Indonesia in Bima, Dena people have a huge share for independence. The patriotic sense of me and nationalism possessed by the society was manifested by the armed resistance that became the generator and the trigger for the people of this matter that resulted in Dena society being a barometer of resistance to The invaders in Dena village. The results of this study asked some advice, among others, a). To educators, especially those who hold historical subjects are expected to work this paper can be used as a reference material in teaching the local history so that the learners do not forget about their history in particular the historical area of Bima. b). History is a reflection of the past to serve as a guideline in the future of the future. Therefore, it is recommended for learners as the younger generation of Bima region is expected to be diligent in studying the history of his region. Take the wisdom and dispose of its severity because there is no pride to be inherited except for the accuracy of developing future duties and responsibilities. c). To other researchers it is advisable to do a wider and deeper research with the books of the concrete so that the results achieved can be maximal and objective.