Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pembelajaran problem basic learning untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi dan menulis karya ilmiah kelas XI SMA Santo Thomas 3 Medan Tahun Pembelajaran 2020/2021. Metode penelitian dalam penelitian adalah metode penelitian dan pengembangan. Pengambilan data menggunakan validasi yaitu validator ahli pengembangan strategi, validator ahli materi validator guru bahasa Indonesia tingkat SMA dan 32 siswa SMA Santo Thomas 3 Medan. Teknik pengumbulan data dan validasi dilakukan dengan menggunakan angket. Analisis data dilakukan dengan mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif dengan menggunakan skala Linkert. Hasil penelitian menujukkan bahwa (a) penilaian dari ahli pengembangan strategi pembelajaran diperoleh rata-rata 4.50 dengan kategori “sangat baik”; (b) penilaian ahli materi dengan rata-rata 4.33 dengan kategori “sangat baik”; (c) penilaian oleh guru bahasa Indonesia dengan rata-rata 4.50 dengan kategori “sangat baik”; (d) penilaian oleh siswa sebagai pengguna (1) skala kecil dengan rata-rata 4.12 dengan kategori “baik” dan (2) skala sedang 4.37 dengan kategori “sangat baik”. Hasil belajar siswa diperoleh dari uji coba skala kecil dengan rata-rata 71.8 sedangkan uji coba skala sedang dengan rata-rata 86,7. Dengan demikian terbukti bahwa, sterategi pembelajaran problem basic learning pada mengidentifikasi dan menulis karya ilmiah kelas XI SMA tepat digunakan dalam proses pembelajaran mengidentifikasi dan menulis karya ilmiah. Kata Kunci : Pengembangan Problem Basic Learning Karya Ilmiah Abstract The aims of this study are to develop a problem basic learning strategy to improve the ability on identify and write scientific papers in the Eleventh Grade Students of SMA Santo Thomas 3 Medan in the Academic Year of 2020/2021. The research is Research and Development Methods (RD). To validate the Data are as a follows: validator of strategy development experts, validator of material experts, validator from the teacher of Indonesian language and 32 students of SMA Santo Thomas 3 Medan. Data collection and validation techniques were carried out using a questionnaire. Data analysis was carried out by converting qualitative data into quantitative data using the Linkert scale. The research results showed that (a) the assessment of learning strategy development experts obtained an average of 4.50 with the "very good" category; (b) material expert assessment with an average of 4.33 in the "very good" category; (c) assessment by the teacher of Indonesian language with an average 4.50 in the “very good” category; (d) assessment by the students as users of (1) small scale with an average of 4.12 in the "good" category and (2) medium scale 4.37 with the "very good" category. Student learning outcomes obtained from small-scale trials with an average of 71.8 while the medium-scale trials with an average of 86.7. Thus, it is proven that the problem-based learning strategy of identifying and writing scientific papers in the eleventh grade students of SMA Santo is appropriate to use in the learning process to identify and write scientific papers. Keywords: Problem Basic Learning, Scientific Papers