Nurhayati N.
SMP Negeri Suka Mulya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII PADA MATERI ALAT-ALAT OPTIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DI SMP NEGERI SUKA MULYA Nurhayati N.
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 5 No 1 (2012): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.394 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “ Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Pada Materi Alatalat Optik Melalui Model Pembelajaran Talking Stick di SMP Negeri Suka Mulya. Dengan permasalahan umum apakah penerapan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi alat-alat optik di kelas VIII SMP Negeri Suka Mulya. Sedangkan permasalahan khusus pada penelitian ini adalah bagaimana strategi penerapan model pembelajaran talking Stick untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi alat-alat optik?, dan bagaimana hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri Suka Mulya setelah diterapkan model pembelajaran talking Stick? Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penerapan model talking Stick untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengadakan perubahan strategi, peneliti menggunakan media alat peraga melalui metode demonstrasi, memberikan contoh –contoh sederhana alat-alat optik dalam kehidupan sehari-hari, memberikan motivasi kepada siswa yang tidak bisa menjawab dengan benar dan memberikan pujian kepada siswa yang dapat menyampaikan pendapat. Hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran talking Stick meningkat, hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa pada pratindakan 61 pada siklus I nilai rata-rata siswa meningkat 71 dan pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 76. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Fisika dengan menggunakan model pembelajaran talking stick meningkatkan hasil belajar fisika.
Membangun Karakter melalui Trilogi dan Tripusat Pendidikan Nurhayati N.
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2740.824 KB)

Abstract

Menurut Kamus Bahasa Indonesia, karakter memiliki arti, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. Membangun karakter merupakan suatu proses yang kompleks melibatrkan berbagai pihak, khususnya keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai pendukung pendidikan yang disebut sebagai tripusat pendidikan dan guru memiliki idealisme menjadi seorang pendidik. Guru dituntut untuk kembali seperti yang diajarkan Ki Hajar Dewantara dengan trilogi pendidikannya, yakni seorang yang ing ngarso sung tulado, ing madyo mangun karso dan tut wuri handayani. Fungsi dan peranan trilogi dan tripusat pendidikan merupakan faktor penting dalam mencapai tujuan pendidikan nasional yaitu membangun manusia Indonesia seutuhnya serta menyiapkan sumber daya manusia yang bermutu. Setiap pusat pendidikan dapat berpeluang memberikan kontribusi pendidikan, maka diperlukan keserasian kontribusi dan kerja sama yang erat dan harmonis antar tripusat pendidikan tersebut.