Dewi Ismu Purwaningsih
Universitas Nahdhatul Ulama Kalimantan Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pantang Larang Amongst Pontianak Malays and It's Relationship With Islamic Values Dewi Ismu Purwaningsih
Khatulistiwa Vol 10, No 2 (2020): Volume 10, Number 2 September 2020
Publisher : The Pontianak State Institute of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/khatulistiwa.v10i2.1756

Abstract

Pantang larang (superstition) is the belief in a society about the cause and consequence of people’s behavior considered supernatural or irrational. Pantang larang is widely spread from the parents to their children in a long time which has the important message about the life. It was descriptive qualitative research. Using ethnography of communication approach. The tool of collecting data in this research was questionnaire with field note and recording data. Collecting data used interview method to the 10 Malays. The data collected was analyzed to describe the meanings of pantang larang. In presenting the result, it was used informal method. The result showed that they are 22 pantang larang which literal meaning was the consequence happening if Malays breaking the rule and figurative meaning was the good message applicable in daily life. It also was found three Islamic values from pantang larang in Pontianak Malays. They are building the relationship between man and Allah, building relationship amongst human, and treating oneself properly
LANGUAGE LEARNING STRATEGIES IN LEARNING SPEAKING Dewi Ismu Purwaningsih
AT-TURATS Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v12i1.968

Abstract

Abstract Strategi pembelajaran bahasa adalah alat untuk membantu mahasiswa dalam belajar bahasa Inggris. Strategi ini adalah salah satu cara untuk membantu mahasiswa dalam mengatasi permasalahan berbicara dalam bahasa Inggris. Mahasiswa sebaiknya mengetahui jenis strategi pembelajaran bahasa dalam berbicara bahasa Inggris untuk membantu mereka belajar bahasa dengan cara yang lebih baik. Masalah dalam penelitian ini yaitu “Strategi pembelajaran bahasa apa sajakah yang digunakan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNTAN semester 3 dalam belajar berbicara dalam bahasa Inggris?” dan “Bagaimana frekuensi penggunaan strategi pembelajaran bahasa yang digunakan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNTAN semester 3 dalam belajar berbicara dalam bahasa Inggris?” Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu untuk mengetahui strategi pembelajaran bahasa yang digunakan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNTAN semester 3 dalam belajar berbicara dalam bahasa Inggris, mengetahui frekuensi penggunaan strategi pembelajaran bahasa yang digunakan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNTAN semester 3 dalam belajar berbicara dalam bahasa Inggris, dan memberikan saran untuk meningkatkan penggunaan strategi pembelajaran bahasa kepada mahasiswa yang memiliki tingkat penggunaan strategi pembelajaran bahasa yang masih rendah. Objek penelitian ini berjumlah 50 orang mahasiswa semester tiga program studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Untan Pontianak Tahun Akademik 2010/2011. Bentuk penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data yaitu melalui kuesioner untuk menentukan frekuensi penggunaan strategi pembelajaran bahasa. Sesuai dengan tujuan penelitian, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran bahasa Inggris oleh mahasiswa berada pada tingkat medium dengan skor rata-rata 3,05. Data menunjukkan bahwa dalam menggunakan strategi pembelajaran bahasa terdapat 10 mahasiswa yang memiliki frekuensi tinggi (20%), 31 mahasiswa dengan tingkat penggunaan strategi sedang (62%), dan 9 mahasiswa yang memiliki tingkat penggunaan strategi yang rendah (18%). Dari enam strategi pembelajaran bahasa, ditemukan bahwa strategi kognitif merupakan strategi dengan tingkat penggunaan paling tinggi dengan skor rata-rata 3,71. Selanjutnya, strategi kompensasi menduduki peringkat yang kedua dengan skor rata-rata 3,29. Ranking ketiga yaitu strategi afektif dengan skor rata-rata 3,18. Ranking keempat dan kelima secara berurutan yaitu strategi metakognitif dengan skor rata-rata 3,01 dan strategi mengingat dengan skor rata-rata 2,52. Terakhir, strategi terakhir dengan skor terendah yaitu 2,47 adalah strategi sosial. Kata kunci : strategi pembelajaran bahasa, strategi berbicara, pendidikan bahasa Inggris