Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan ekstrak kulit nanas terhadap lama simpan tempe kedelai local dan mengukur tingkat kesukaan mahasiswa Biologi STKIP PGRI Lubuklinggau terhadap tempe kedelai lokal yang telah diberi penambahan ekstrak kulit nanas. Metode penelitian ini dilakukan dengan eksperimen RAL dengan 5 perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Kualitas tempe terdiri dari: lama simpan tempe yang paling bagus adalah pada penambahan ekstrak 20% dengan lama simpan tempe pada hari ke-6, dan kesukaan mahasiswa biologi STKIP PGRI Lubuklinggau terhadap rasa tempe kedelai lokal dengan nilai tertinggi ada pada penambahan ekstrak 15%, serta aroma tempe kedelai lokal dengan nilai tertinggi ada pada penambahan ekstrak 5%.