Variasi bahasa merupakan fenomena kebahasaan yang muncul akibat adanya penggunaan bahasa dalam konteks sosial yang berbeda. Banyak variasi bahasa, salah satunya adalah variasi bahasa berkenaan dengan tingkat golongan, status, dan kelas sosial para penuturnya. Variasi bahasa ini, diantaranya akrolek, basilek, vulgar, slang, kolokial, jargon, argot, dan ken. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk variasi bahasa slang pada komunitas narkoba di Desa Mojopuro Wetan Bungah Gresik (2) mendeskripsikan makna variasi bahasa slang pada komunitas narkoba di Desa Mojopuro Wetan Bungah Gresik. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sebab, dalam penelitian ini data yang diteliti berupa kata-kata yang merupakan bahasa slang. Data dalam penelitian ini kata-kata slang yang digunakan oleh komunitas narkoba. Sedangkan pencatatan sumber data data utama melalui sadap dan pengamatan berperan serta merupakan hasil usaha gabungan dari kegiatan melihat, mendengar, dan bertanya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan metode cakap, untuk memeriksa keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi waktu Hasil penelitian ini yang diperoleh adalah bahasa slang pada komunitas narkoba yang digunakan oleh anggota komunitas tersebut. Adapun pada bahasa slang tersebut berbentuk akronim, singkatan, dan kosa kata serba baru dan berubah-ubah, serta mengandung makna referensial.