Dengan menggunakan pendekatan Kontekstual Model Kooperatif Dalam Pembelajaran Berdasarkan data yang yangdiperoleh dari siklus I sampai dengan Siklus III menunjukkan adanya perubahan kearah peningkatan aktivitas belajar siswa untuk pencapaian tujuan penelitian. Pada siklus I Aktifitas guru yang dominan adalah menjelaskan materi (25,71%) dan aktivitas guru dalam memeriksa pemahaman siswa, memberi umpan balik dan mengklarifikasi materi yang kurang jelas (22,85%). Aktivitas pendahuluan yang muncul sebanyak 20%. Aktivitas guru-guru dalam memberi motivasi siswa dalam kelompok kooperatif sebanyak 4,28%. Aktivitas bimbingan guru yang muncul sebanyak 7,16%. Aktivitas tanya jawab yang muncul sebnayak 1,15%. Diakhir pembelajaran guru mebantu siswa melakukan refleksi (12,85%). Sejalan dengan akvitas guru, aktivitas dominan siswa adalah mendengarkan penjelasan guru (21,45%) dan mendemonstrasikan kegiatan yang ada pada LKS (20%). Dari hasil kuis pertama nilai yang diperoleh belum maksimal, karena dari 22 siswa yang mendapatkan nilai diatas 65 sebanyak 15 siswa (68,51%). Ini berarti dari pembelajaran siklus pertama ada 5 siswa yang tuntas belajarnya. Dari perolehan hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 66,91 (66,91%). Hal ini masih berada dibawah KKM yang telah ditentukan sebesar 70 (70%). Dari perolehan hasil belajar siswa pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 68,51 (68,51%). Hal ini juga masih dibawa KKM yang telah ditentukan yaitu 70 (70%). Kemudian pada siklus III diperoleh rata-rata sebesar 82,06 (82,06%). Hal ini berada diatas KKM yang telah ditentukan sebesar 70 (70%). Maka dalam kegiatan penelitian ini tidak perlu dilakukan kegiatan penelitian pada siklus berikutnya. Sehingga pada kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan Berhasil atau Tuntas.